Warga Cerita Mobil-mobil Hanyut Saat Banjir di Ciledug Indah Tangerang

Rahel Narda Chterine - detikNews
Kamis, 02 Jan 2020 13:12 WIB
Foto: Banjir di Ciledug Indah Tangerang (Rahel-detikcom)
Tangerang - Sebuah video yang memperlihatkan mobil-mobil hanyut saat banjir di Perumahan Ciledug Indah I, Tangerang, viral di media sosial. Warga perumahan setempat menyebut mobil-mobil itu hanyut karena arus air yang deras.

Lurah Pendurenan, Ashari Hermawan, mengatakan dirinya ada di lokasi kejadian saat mobil-mobil itu hanyut karena banjir pada Rabu (1/1). Menurutnya, saat itu ada tanggul yang jebol.

"Ya memang arus deras sekali arusnya. Arusnya cukup deras karena ya itu tadi luapan air yang dari kali tinggi, kemudian ada juga tanggul yang jebol di perumahan Duren Villa dan di perumahan Duren Villa banyak juga warga yang dievakuasi" kata Ashari, Kamis (2/1/2020).



Ashari mengatakan ketinggian air banjir kemarin hampir mencapai atap rumah di Kompleks Ciledug Indah I. Sementara, kondisi air di Kompleks Ciledug Indah II lebih rendah.

"Ciledug Indah I seatap rumah, kalau Ciledug Indah II paling sedada karena dia kan cuma buangan air dari Ciledug Indah I. Jadi ciledug indah I penuh, baru," kata Ashari.

Ashari mengatakan kondisi air banjir saat ini mulai surut dan banyak warga yang sudah dievakuasi. Meski demikian, dia mengatakan proses evakuasi masih terus berlangsung.

"Kondisi skrg sih Alhamdulillah sudah agak reda sudah agak surut dan juga banyak warga yang sudah dievakuasi," ucap Ashari.

Ketua RW 10 Kelurahan Pedurenan, Joko, mengatakan mobil-mobil itu hanyut karena warga tak menduga banjir bakal setinggi kemarin. Dia mengatakan mobil-mobil itu hanyut gara-gara luapan air dari Kali Angke.

"Kalau yang mobil hanyut itu kan mereka nggak nyangka, paginya banjir mereka keluar kan mobil di gerbang. Siangnya air meluap dan nggak sempet lagi mereka alihkan. Airnya itu, makanya saya bilang keluarnya dari Kali Angke sangat cepat jadi nggak sempat lagi mau ini. Air begitu deras. Makanya banyak beberapa mobil yang hanyut di situ," kata Joko.



Joko mengatakan saat ini sebagian warga sudah ada yang mengungsi di posko terdekat, yaitu Masjid Al-Irsyad. Sementara, sebagian lainnya masih bertahan di rumah masing-masing.

"Alhamdulilah di RW 10 ini rumahnya pada tingkat. Karena yang di sini tingkat semua. Jadi memang ada beberapa yang ngungsi, ada beberapa yang di rumah," ujar Joko. (haf/haf)