Komisi X Dukung Nadiem Beri Sanksi Pemalsu Dokumen Akali Sistem Zonasi

Faiq Hidayat - detikNews
Selasa, 31 Des 2019 08:02 WIB
Ilustrasi gedung DPR / Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian mengaku setuju dengan Mendikbud Nadiem Makarim mengeluarkan Permendikbud Nomor 44 Tahun 2019. Dalam aturan itu, pemalsu dokumen untuk mengakali sistem zonasi akan disanksi tegas.

"Kami apresiasi adanya ketegasan tentang sanksi karena kalau setiap aturan bisa dilanggar atau diakali maka efek atau tujuan utama bisa tidak tercapai, dan setiap aturan itu pasti mengandung kelemahan," kata Hetifah kepada wartawan, Senin (30/12/2019).



Hetifah menyebut Nadiem menunjukkan ketegasan terhadap aturan Permendikbud agar tidak yang memalsukan dokumen dalam sistem zonasi. Tujuannya juga bisa mencegah seorang yang menyalahgunakan setiap aturan.

"Oleh sebab itu belajar dari pengalaman sebelumnya kelemahan harus ditanggapi atau diperbaiki seperti kita tahu tujuan memberikan afirmasi kepada yang miskin banyak yang membuat SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) palsu atau ketika memberikan afirmasi berdasarkan jarak banyak yang menyalahgunakan KK (Kartu Keluarga). Hal itu bisa terjadi tahun ini ada ketegasan supaya mencegah orang menyalahgunakan kelemahan setiap pengaturan, itu bagus ada ketegasan," kata dia.



Selain itu, ia mengatakan Kemendikbud juga harus bekerja sama dengan pihak lain seperti Polri, pemerintah daerah, hingga Kementerian Sosial. Hetifah mengapresiasi aturan tersebut sebagai bentuk ketegasan agar tak ada pemalsuan dokumen.

"Tentu ini bukan tugas Kemendikbud, yang mempenjarakan tapi harus bekerja sama dengan pihak lain misal mereka yang memalsukan atau pihak tertentu yang memanfaatkan kelemahan ini, itu lah yang seharusnya diberikan tindakan tegas atau pidanakan. Seperti orang tertentu gunakan satu lokasi sengaja mengeluarkan KK tidak resmi berarti melanggar UU itu harus dipidanakan. Intinya kami apresiasi ketegasan untuk berikan pelanggaran supaya ada efek jera di masa mendatang," tutur dia.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3