Gus Dur, Panjenengan Itu Siapa Sih?

Lusiana Mustinda - detikNews
Senin, 30 Des 2019 06:14 WIB
Foto: Ilustrasi: Kiagoos Auliansyah. Profil Gus Dur.

Intelektual Publik

Tidak hanya hobi membaca, Gus Dur juga sering menulis beberapa naskah dan mengirimkannya ke bagian penerbit buku. Gus Dus aktif di organisasi NU dan menjadi anggota LSM tentang hak asasi manusia. Beliau juga sering menulis dalam kolom-kolom di majalah dan koran ternama di Indonesia.

Tahun 1971, ia mulai bekerja di Lembaga Pengkajian Pengetahuan, Pendidikan, Ekonomi dan Sosial (LP3ES). Tahun 1972, aktif berkeliling dan menjadi pencermaha serta mengisi seminar ilmiah dan menulis di kolom majalah hingga koran. Tahun 1978, mulai terlibat dalam lingkaran intelektual muslim progresif dan 1980-an bersama dengan Nurcholis Madjid dan Djohan Effendi ia mulai dikenal publik sebagai tokoh-tokoh muda penganjur pembaruan pemikiran Islam.

Tak Hanya Presiden dan Kiai

Saat menghadiri Haul ke-10 suaminya di Surabaya, Jawa Timur pekan lalu, Sinta Nuriyah mendapati sebuah fakta bahwa tidak banyak orang yang benar-benar mengenal Gus Dur. Kebanyakan dari mereka mengenal Gus Dur sebagai Presiden ke-4 Indonesia atau seorang kiai.

"Lebih dari itu banyak tidak ada yang mengenal Gus Dur siapa?" kata Sinta saat memberikan sambutan Haul ke-10 Gus Dur di Ciganjur pada Sabtu, 28 Desember 2019 pekan lalu.

Padahal selain seorang politikus, presiden dan kiai, Gus Dur juga seorang yang demokratis, humanis dan humoris. "Dan satu lagi Gus Dur adalah seorang budayawan. Terbukti dulu Gus Dur pernah menjabat sebagai Dewan Kesenian Jakarta (DKJ). Itu menunjukkan Gus Dur seorang budayawan," sambung Sinta.

Kiranya setelah Haul ke-10 Gus Dur dan penjelasan dari Sinta Nuriyah Wahid tak ada lagi pertanyaan, Gus Dur Panjenengan Siapa Sih?



Halaman

(lus/erd)