Tes Urine ABK di Pelabuhan Muara Angke, 2 Orang Positif Narkoba

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Sabtu, 28 Des 2019 21:20 WIB
Foto: Dok. Kemenhub
Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas IV Muara Angke melakukan tes urine kepada para awak kapal atau anak buah kapal (ABK). Hal itu dilakukan untuk menjamin keselamatan pelayaran bagi para penumpang kapal terutama pada periode Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

Dalam kegiatan tersebut, dilaporkan terdapat 2 orang anak buah kapal positif menggunakan narkoba.

"Kami mendapat laporan dari kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muara Angke bahwa hari ini ada tes urine yang di Pelabuhan Muara Angke dan ada 2 (dua) orang ABK kapal KM. Nusantara 76 positif menggunakan narkoba. Dalam hal ini, kami mengapresiasi kepolisian dan BNN Jakarta Utara yang telah melakukan tes urin kepada ABK," ucap Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Ahmad dalam keterangannya, Sabtu (28/12/12).


Ahmad menekankan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi kepada para ABK yang menggunakan narkotika dan obat-obatan terlarang karena sangat membahayakan keselamatan pelayaran. Selain itu, ia juga mengajak kepada masyarakat untuk bekerja sama memerangi narkoba.

"Kami meminta kepada masyarakat dan penumpang kapal jangan ragu-ragu untuk menyampaikan kepada petugas bila melihat ada narkoba dan orang yang menggunakan narkoba," imbaunya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Muara Angke, Anggiat Douglas Silitonga telah melakukan Apel Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Dermaga Pelabuhan Penumpang Muara Angke bersama dengan stakeholder dan operator kapal guna memastikan pelayanan pelayaran dapat berjalan dengan aman, selamat, tertib dan nyaman.

Anggiat mengatakan bahwa tes urine dilakukan kepada semua nakhoda kapal penumpang serta awak kapalnya secara acak. "Bagi awak kapal yang terpapar narkoba diganti dengan nakhoda pengganti baru yang sudah ditest urinenya dan negatif hasilnya," ucapnya.

"Kami juga selalu mengimbau kepada para penumpang untuk selalu menggunakan life jacket, serta untuk tidak merokok di atas kapal selama pelayaran. Saya juga menegaskan kepada penumpang untuk tidak membuang sampah sembarangan di laut," ungkapnya.


Lebih lanjut, Anggiat menjelaskan bahwa hari ini kapal berangkat dengan 5 tujuan yaitu Pulau Harapan, Kelapa, Pramuka, Tidung dan Pari. Kapal berjumlah 22 unit dan penumpang 3.182 orang.

Di akhir kesempatan, Anggiat mengatakan ke depan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para kru atau awak kapal tentang bahaya narkoba terutama saat mengoperasikan kapal.

"Kami berupaya untuk bekerja sama dengan BNN atau BNK dan Kepolisian, serta secara periodik dilakukan pemeriksaan penyalahgunaan obat-obatan terlarang terhadal para kru kapal, yang tentunya waktu pelaksanaan akan dirahasiakan dari kru dan masyarakat umum," punya. (prf/ega)