Setelah Kasus 'Koboi' Lamborghini, Dugaan Jual-Beli Data Diusut Polisi

Mei Amelia R - detikNews
Sabtu, 28 Des 2019 17:32 WIB
Lamborghini yang dipakai Abdul Malik saat menodong pelajar. (Faisal Javier/detikcom)
Jakarta - Polisi mengungkap mobil Lamborghini B-27-AYR milik pengusaha properti Abdul Malik ternyata teregistrasi atas nama orang lain. Abdul Rochim, yang namanya tercantum pada STNK mobil, mengaku tidak pernah memiliki supercar tersebut.

Dari hasil penelusuran polisi, diketahui Abdul Rochim pernah meminjamkan KTP kepada seseorang berinisial Y. Polisi pun akan mengusut apakah ada jual-beli data dalam kaitan dengan kepemilikan mobil atas nama Abdul Rochim tersebut.

"Untuk itu terus kita dalami, masih on process," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya Ghalib saat dimintai konfirmasi, Sabtu (28/12/2019).

Sejauh ini Abdul Rochim tidak mengetahui KTP-nya itu akan digunakan untuk registrasi mobil Lamborghini.

"AR (Abdul Rochim) tidak mengetahui kalau digunakan datanya," imbuh Andi.

Meski pernah disurati oleh dinas perpajakan soal keterlambatan pajak kendaraan bermotor (PKB) mobil Lamborghini itu, Abdul Rochim tidak pernah melaporkan kejadian itu. Abdul Rochim juga tidak berupaya memblokir kendaraan tersebut ke pihak Samsat.

Penggunaan data 'aspal' ini diketahui setelah polisi mengungkap kasus penodongan yang dilakukan oleh Andi terhadap dua orang pelajar. Polisi langsung mengecek surat-surat kendaraan setelah Abdul Malik ditangkap polisi.





Tonton juga Terbakar! Penumpang Lamborghini Berhamburan :


Selanjutnya
Halaman
1 2