Kecelakaan di Thamrin Saat Bawa Lamborghini, Adik Abdul Malik Diduga Mabuk

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 25 Des 2019 13:37 WIB
Lamborghini milik pengusaha 'koboi' ringsek menabrak busway. (Faisal Javier/detikcom)
Jakarta - Mobil Lamborghini milik pengusaha 'koboi' Abdul Malik mengalami kecelakaan di Thamrin, Jakarta Pusat. MS, adik Abdul Malik yang mengemudikan mobil tersebut, diduga mabuk sehingga hilang kendali dan menabrak separator busway.

"Dugaan sementara (akibat) terpengaruh minuman beralkohol," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar kepada detikcom, Rabu (25/12/2019).

Terkait hal ini, polisi telah melakukan tes urine terhadap MS. Namun polisi belum menerima hasil tes urine tersebut.

"Untuk memastikannya kami lakukan tes urine. Sudah dites urine, masih kita tunggu hasilnya," imbuh Fahri.

Fahri menjelaskan kecelakaan itu terjadi pada Selasa (24/12) dini hari di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. MS saat itu baru pulang dari kawasan Senayan, Jakarta Pusat, bersama perempuan berinisial LS.

Setelah kecelakaan, petugas derek mengamankan mobil tersebut ke Ditlantas Polda Metro Jaya. Sebab, pada saat itu sang pengemudi meninggalkan mobil tersebut di lokasi kejadian.

Polisi sempat kesulitan meminta keterangan pengemudi hingga akhirnya MS baru memenuhi panggilan polisi pada Selasa (24/12) malam. MS telah dimintai keterangan oleh polisi.

"Keterangan awal, dia memang mengaku habis minum minuman beralkohol di Senayan," kata Fahri.



Simak Video "Kapolda Cek Lokasi Kecelakaan Purwodadi yang Tewaskan 7 Orang"



Fahri menyebut MS bersama perempuan berinisial LS saat itu. Akan tetapi, polisi tidak bisa memastikan apakah perempuan yang bersama MS juga mabuk.

"Katanya dia ketemu perempuan dan dia (MS) minum, tapi nggak tahu kalau yang perempuan ini ikut minum apa nggak," tuturnya.

Mobil Lamborghini bernopol B-27-AYR ini mengalami kecelakaan di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Mobil tersebut menabrak separator busway hingga ringsek di bagian depan dan samping.

Mobil tersebut diketahui milik Abdul Malik, pengusaha yang melakukan aksi penodongan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Sabtu (21/12) sore lalu. Setelah kejadian itu, mobil tersebut kemudian dibawa oleh MS pergi ke Senayan dan terjadi kecelakaan.



(mei/fjp)