Berisi Caci Maki, Rekaman Tagihan Debt Collector Fintech Diputar Polisi

Yoki Alvetro - detikNews
Senin, 23 Des 2019 20:44 WIB
Polisi merilis kasus pinjaman online ilegal. (Yoki/detikcom)
Jakarta - Polisi sempat memutar rekaman penagihan debt collector financial technology (fintech) Vega Data. Rekaman percakapan debt collector kepada penagih membuat geram lantaran berisi caci maki dengan bahasa 'kebun binatang'

Polres Metro Jakarta Utara memutar kembali rekaman saat debt collector menagih utang. Dalam rekaman tersebut, suara pria yang merupakan debt collector terdengar mengancam debitur.

"S****, a*****, nggak usah lu bayar s****. Yang jelas keluarga lu udah gue bantai semua setan. A***** lu bilang udah bayar, gue suruh kirim share rekening lu nggak mau s****. Gue bilang dari tadi lu nggak usah bayar, gue gratiskan ke elu a*****," demikian suara debt collector seperti yang diputar polisi dari sebuah ponsel baran bukti di Mal Pluit Village, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (23/12/2019).

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan bahwa para pelaku kerap mengancam saat menagih utang. Vega Data sendiri memiliki ribuan nasabah.



Tonton juga video Bak Film Action! Sekap Bos Hotel, Debt Collector Dibekuk Polisi:


selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2