Struktur Tribun Barombong Lemah, Gubernur Sulsel Fokus Mattoanging

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 23 Des 2019 16:57 WIB
Foto: Noval Dhwinuari Antony-detikcom / Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Makassar - Audit konstruksi untuk Stadion Barombong menunjukkan adanya struktur tribun yang lemah. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menegaskan akan fokus melakukan renovasi Stadion Mattoanging.

"Iya (diberhentikan sementara pembangunan Stadion Barombong), supaya kita fokus (Mattoanging) bisa selesai. Mattoanging bisa selesai," ujar Nurdin di kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (23/12/2019).

Nurdin mengungkapkan, Pemprov Sulsel tidak bisa menyelesaikan pembangunan Stadion Barombong dan renovasi Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging secara bersamaan. Terlebih, selain hasil konstruksi yang menunjukkan adanya kelemahan struktur, permasalahan lahan Stadion Barombong juga belum selesai.

"Memang lahan juga (bermasalah), lahan juga. Jadi jangan kita digiring ke sesuatu yang tidak bisa kita lakukan. Saya kalau clear semua saya selesaikan," katanya.





Diketahui, bangunan stadion Barombong berada di atas lahan Gowa Makassar Tourism Development (GMTD). Pemprov Sulsel telah meminta GMTD untuk menyerahkan Stadion Barombong sebagai hibah, bukan sebagai fasilitas umum (fasum).

"Mereka (GMTD) serahkan tapi itu fasum, kan nggak bisa. Nah ini juga menjadi perdebatan kita," ucapnya.

Nurdin mengatakan pihaknya telah menghitung untuk membandingkan berapa dana yang dibutuhkan untuk menuntaskan Stadion Barombong dan melakukan renovasi Stadion Mattoanging. Jika pembangunan Stadion Barombong dilanjutkan dengan membongkar struktur tribun, maka biayanya akan lebih bengkak.

"Kita hitung biayanya, kalau ini kita bongkar dulu semua (Barombong), pasti kan bengkak," tuturnya.

Selain itu, infrastruktur jalan menuju Stadion Barombong juga belum memadai. Berbeda dengan Mattoanging yang aksesnya lebih mudah dijangkau masyarakat karena berada di pusat Kota Makassar.

"Sekarang kita harus hitung yang mana lebih cepat yang dimanfaatkan oleh masyatakat. Yang paling cepat yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat itu Mattoanging. Kenapa Mattoanging, karena posisinya, akses dari depan, dari belakang, dari samping bisa. Kalau Barombong, tidak ada even saja sudah macet, itu yang harus kita coba pahami," jelasnya.




Sebelumnya, Inspektorat Sulsel bersama tim dari Universitas Hasanuddin (Unhas) telah menuntaskan audit konstruksi terhadap Stadion Barombong. Hasilnya ada struktur tribun stadion yang lemah.

"Perkuatan (perlu) dilakukan pada bagian yang Iemah pada tribun timur dan barat. Peningkatan kekuatan pada kolom lantai 1 tribun utara dan selatan dengan memperbesar dimensi kolom. Perkuatan dengan menggunakan GFRP (Glass Fiber Reinforced Polymer)," ujar Kepala Inspektorat Sulsel Salim AR dalam keterangan tertulisnya kepada detikcom, Senin (23/12). (nvl/fdn)