Cerita Megawati Berontak Istilah 'Konco Wingking'

Andhika Prasetia - detikNews
Minggu, 22 Des 2019 16:34 WIB
Foto: Megawati Soekarnoputri (Dhika-detikcom)
Jakarta -
Konco wingking dikenal dalam budaya Jawa dan kadang dianggap berkonotasi negatif, di mana perempuan harus selalu di belakang suaminya. Istilah tersebut ditentang oleh Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri.

Saat membuka acara 'Perempuan Hebat untuk Indonesia Maju', Megawati mengatakan bahwa negara sudah memberikan jaminan derajat yang sama antara kaum perempuan dan laki-laki. Megawati tidak ingin stereotip 'perempuan selalu di belakang laki-laki' terus dilakukan.

"Jadi ibu-ibu jangan berpikir bahwa kita kaum perempuan ada di belakang kaum laki-laki. tidak. Tidak benar. Konstitusi yang mengatakan seperti itu. Kalau dulu saya suka dengar, dari keluarga kami yang di Jawa, mengatakan perempuan itu konco wingking. Waduh, saya waktu itu tidak mengerti. Tapi saya bertanya apa artinya, iya, artinya adanya di belakang. Dari kecil saya sudah berontak," kata Megawati di Hotel Ritz Carlton SCBD, Jakarta, Minggu (22/12/2019).



Megawati mengatakan, semestinya kaum perempuan bangga akan identitasnya. Megawati memberikan contoh keistimewaan yang tidak dimiliki kaum laki-laki.

"Saya bilang nggak bisa begini. kenapa begitu? kita ini seharsunya bangga jadi kaum perempuan. Dari kata-kata, apa namanya? ibu pertiwi kan, bukan bapak pertiwi. Lho ya, mana pernah ada itu bapak pertiwi. Terus kenapa kita lupa, kita diberikan anugerah yang sangat luar biasa untuk menghasilkan anak keturunan kita," ujarnya.



Selanjutnya
Halaman
1 2