"Top. Itu yang saya selalu bilang Pak Jokowi, top markotop sekaligus memberikan jawaban kepada publik ya. Perintah undang-undang untuk pertama kali presiden yang memilih, menunjuk, mengangkat, dan melantik dewan pengawas," kata Ngabalin di Jalan KH Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (22/12/2019).
Baca juga: Dinanti Kerja Bernas Dewan Pengawas |
Lima anggota Dewan Pengawas KPK yang dipilih Jokowi adalah Tumpak Panggabean, Harjono, Albertina Ho, Artidjo Alkostar, dan Syamsuddin Haris. Ngabalin bahkan menyinggung 'sifat-sifat nabi' saat memuji lima orang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dewan Pengawas KPK (Antara Foto) |
Sebelumnya diberitakan, amanah dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK, Dewan Pengawas seharusnya dipilih melalui proses seleksi layaknya seleksi pimpinan KPK. Namun organ ini baru kali ini dibentuk sehingga terdapat pengecualian dengan dipilih langsung oleh presiden.
Persoalan ini lantas disoroti Pendiri Lingkar Madani Ray Rangkuti. Dia menyebut KPK sekarang ditempati 'orang-orang' Jokowi.
"Secara organisasi, KPK itu ada di bawah presiden, bekerja dengan birokrasi yang garis strukturnya juga ke presiden, dengan komisioner yang tak sepenuhnya independen. Jadi, hampir bisa disebut, KPK yang sekarang ditempati oleh 'All The President's Men'," kata Ray Rangkuti kepada wartawan, Sabtu (21/12/2019).
Namun tudingan Ray itu ditepis. Juru bicara Jokowi, Fadjroel Rachman, mengatakan Dewan Pengawas KPK diisi orang-orang yang independen.
Tonton juga Dewas KPK Pilihan Jokowi di Mata Gerindra :
(imk/dhn)












































