Mantan Hakim Agung hingga Pakar Politik, Ini Profil 5 Dewan Pengawas KPK

Haris Fadhil - detikNews
Jumat, 20 Des 2019 14:29 WIB
Ilustrasi KPK (Foto: Rachman Haryanto-detikcom)

3. Harjono

Harjono merupakan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Sebelum menjadi Ketua DKPP, Harjono merupakan hakim konstitusi.

Pria kelahiran Nganjuk, Jawa Timur, 31 Maret 1958 ini merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Airlangga, tempat yang sama saat dia mendapat gelar doktor.

Mantan anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia ini bahkan juga meraih beasiswa kuliah master di Southern Metodist University, Dallas, Texas, Amerika. Di sana dia menempuh program Master of Comparative Law. Harjono juga pernah menjadi anggota MPR sebagai utusan daerah Jawa Timur.



4. Tumpak Hatorangan Panggabean

Tumpak merupakan Pimpinan KPK Jilid I periode 2003-2007. Pria kelahiran Sanggau, Kalimantan Barat, 29 Juli 1943 ini menamatkan pendidikan di bidang hukum pada Universitas Tanjungpura Pontianak. Usai tamat kuliah, Tumpak berkarier di Kejaksaan Agung pada1973.

Kariernya di Kejaksaan dimulai dari Kajari Pangkalan Bun pada 1991-1993, Asintel Kejati Sulteng pada 1993-1994 hingga Sesjampidsus pada 2001-2003.

Tumpak pernah mendapatkan penghargaan Satya Lencana Karua Satya XX Tahun 1997 dan Satya Lencana Karya Satya XXX 2003. Dia kemudian diusulkan Jaksa Agung RI untuk bertugas di KPK pada 2003.

5. Syamsuddin Haris

Prof Dr Syamsuddin Haris lahir di Bima, NTB, pada 9 Oktober 1957. Syamsuddin menjabat sebagai Kepala P2P LIPI.

Lulusan FISP UI ini aktif mengajar pada Program Pascasarjana Ilmu Politik pada FISIP Universitas Nasional dan Program Pascasarjana Komunikasi pada FISIP UI serta aktif dalam organisasi profesi kalangan sarjana/ahli politik. Syamsuddin juga dianugerahi penghargaan Satyalencana Pembangunan oleh pemerintah.

Sebagai peneliti LIPI, Syamsuddin memfokuskan perhatian, minat, dan kajian dalam masalah pemilu, partai politik, parlemen, otonomi daerah, dan demokratisasi di Indonesia. Dia juga menulis buku.
(haf/imk)