Teguran 'Hai Bosku' Dibalas Senyum Berujung Pengeroyokan Mahasiswa Untad

M Qadri - detikNews
Kamis, 19 Des 2019 16:48 WIB
Mahasiswa Untad dikeroyok mahasiswa mabuk. (Dok. UKM Bengkel Seni Bias)
Palu - Sejumlah mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Tadulako (Untad), Palu, Sulawesi Tengah, meminum minuman keras di dalam kampus dan mengeroyok seorang mahasiswa di sekretariat Bengkel Seni Bias. Pelaku melarikan diri, namun polisi saat ini sudah mengantongi 7 nama yang diduga terlibat dalam pengeroyokan.

"Pengeroyokan terjadi dalam kampus Untad, tepatnya di sekretariat UKM Bengkel Seni Bias, Fakultas Teknik, siang tadi. Korban berjumlah 1 orang atas nama Lukman, dia mengalami luka memar pada bagian wajah dan pelipis sebelah kanan. Untuk saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan korban dan dua orang saksi. Namun identitas 7 anak Mapala yang mendatangi korban sudah diketahui," ungkap Kapolsek Palu Timur Iptu La'ta saat dihubungi pada Kamis (19/12/2019) sore.


Peristiwa itu terjadi siang tadi, sekitar pukul 14.15 Wita. Dari hasil pemeriksaan korban, ketujuh terduga pelaku adalah mahasiswa Fakultas Teknik Untad. Salah satu satu di antara pelaku pengeroyokan diduga dalam keadaan mabuk.

"Kronologisnya itu anak Mapala Mapatecno menegur dengan sapaan 'Hai Bosku' kepada sejumlah CA (calon anggota) Bias yang saat itu berada di halaman sekretariat Bias, namun hanya dibalas senyum, sehingga terduga pelaku utama yang berinisial DD marah dan langsung memukul korban. Pelaku saat ini melarikan diri, namun Ketua Mapala Mapatecno dijadikan jaminan untuk membawa pelaku menyerahkan diri," ujar Iptu La'ta.


Salah seorang saksi mata, Triha, mengatakan korban pemukulan ada tiga orang, namun yang parah hanya satu orang bernama Lukman.

"Kami harap pelaku segera ditangkap dan diproses hukum serta proses sesuai aturan kampus. Karena sudah meresahkan mahasiswa lainnya yang berkeliaran dalam kampus dalam keadaan mabuk," ungkapnya. (tor/tor)