Razia Pajak BPHTB Apartemen di Jaktim, BPRD DKI: 6.000 Unit Belum Bayar

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 19 Des 2019 12:55 WIB
BPRD DKI razia pajak BPHTB apartemen di Jakarta Timur. (Rolando Fransiscus Sihombing/detikcom)
Jakarta - Badan Pajak dan Retribusi Daerah (Pemprov) DKI Jakarta melakukan razia tunggakan penghuni apartemen di Jakarta Timur. BPRD DKI menemukan 6.000 unit apartemen belum membayar pajak.

BPRD DKI melakukan razia pajak di Apartemen Bassura City, Cipinang Besar, Jakarta Timur, Kamis (19/12/2019). Kepala BPRD DKI Faisal Syafruddin mengatakan razia ini untuk menagih Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang belum dilunasi para penghuni apartemen.

"Hari ini kami bersama tim KPK RI mendatangi salah satu apartemen di Jakarta Timur, yaitu Apartemen Bassura, dalam rangka untuk optimalisasi pendapatan daerah dari BPHTB. Dari informasi yang ada, kami mendapatkan informasi bahwa ada beberapa warga yang sudah membayar BPHTB yang dikolek oleh pengelola," kata Faisal di lokasi.


"Oleh sebab itu kami datang ke sini untuk memastikan itu dan kami berharap segera membayarkan BPHTB yang sudah diterima oleh warga untuk peningkatan haknya," sambungnya.

Fasial menagih tunggakan tersebut karena untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah. Dia menyarankan agar penghuni apartemen segara membayarkan tagihan tersebut sebelum dilakukan penindakan.

"Yang kedua kami juga menyarankan ke seluruh warga Apartemen Basura untuk segera melakukan AJP. Untuk segera membayar BPTHB-nya dalam rangka peningkatan hak dalam rangka juga peningkatan optimalisasi penerimaan pajak kita, terutama pajak bea peralihan hak atas tanah dan bangunan," ujarnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2