Menteri PPPA: Masih Banyak Kekerasan-Diskriminasi terhadap Perempuan di 2019

Rahel Narda - detikNews
Kamis, 19 Des 2019 11:39 WIB
Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmavati (Foto: Rahel/detikcom)
Jakarta - Komnas Perempuan mengadakan kegiatan Laporan Pertanggungjawaban Publik (LPJP) Komnas Perempuan periode 2015-2019. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmavati mengatakan masih banyak kasus kekerasan seksual terhadap perempuan pada tahun 2019.

"Masih banyaknya kasus kekerasan seksual sebagaimana tercantum dalam catatan tahunan (CATAHU) Komnas Perempuan Tahun 2019 yang mencatat sebanyak 2.988 kasus atau 31% dari kasus terhadap perempuan yang dilaporkan," kata Bintang, di Hotel Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2019).



Bintang juga mengatakan di Indonesia masih sering terjadi kebijakan diskriminatif akibat adanya konservatisme dan politik identitas. Menurutnya hal ini berdampak pada perempuan hingga menghambat pencapaian tujuan pembangunan nasional.

"Selain itu, kebijakan diskriminatif masih bermunculan di sejumlah daerah akibat menguatnya konservatisme dan politik identitas. Kehadiran kebijakan diskriminatif ini tidak hanya berdampak pada perempuan namun juga berpotensi mendelegitimasi konstitusi, merapuhkan daya rekat kebangsaan, serta menghambat pencapaian tujuan pembangunan nasional," ujar Bintang.

Di sisi lain, Bintang mengapresiasi Komnas Perempuan yang telah memperjuangkan hak-hak perempuan selama 5 tahun terakhir. Khususnya dalam upaya pembentukan sistem peradilan pidana terpadu penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan harmonisasi kebijakan pencegahan dan penanganan diskriminatif.

"Adapun contoh dari upaya yang dimaksud di antaranya. Satu, pembentukan sistem peradilan pidana terpadu penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan, dan kedua harmonisasi kebijakan pencegahan dan penanganan diskriminatif sebagai Program Prioritas Nasional," tutur Bintang.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2