Diperiksa KPK, Eks Pejabat Waskita Karya Tersangka Korupsi Rp 186 M Tak Ditahan

Ibnu Hariyanto - detikNews
Rabu, 18 Des 2019 17:06 WIB
Foto: Mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya (Persero) Fathor Rachman usai diperiksa KPK sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek infrastruktur lawas. (Ibnu-detikcom)
Jakarta - KPK memeriksa tersangka kasus dugaan korupsi pengerjaan belasan proyek infrastruktur lawas, Fathor Rachman. Mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya (Persero) ini tidak ditahan.

Fathor keluar dari gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (18/12/2019) sekitar pukul 16.30 WIB. Fathor terlihat memakai kemeja putih.


Ia tidak berkomentar apapun soal pemeriksaan hari ini. Fathor Rachman hari ini diperiksa KPK sebagai tersangka.

"FR (Fathor Rachman) diperiksa sebagai tersangka," kata Kabag Pemberitaan dan Publikasi Yuyuk Andriati kepada wartawan, Rabu (18/12).

Fathor Rachman ditetapkan KPK sebagai tersangka bersama Yuly Ariandi Siregar, Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk periode 2010-2014.

Fathor dan Yuly diduga menunjuk sejumlah perusahaan subkontraktor untuk menggarap pekerjaan fiktif. Perusahaan yang ditunjuk itu diduga tidak melakukan pekerjaan sebagaimana yang tertuang dalam kontrak.

"Diduga empat perusahaan tersebut (yang ditunjuk para tersangka) tidak melakukan pekerjaan sebagaimana yang tertuang dalam kontrak," ucap Agus di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (17/12).
Selanjutnya
Halaman
1 2