Pesan Agus Rahardjo cs ke Firli Bahuri dkk: Jangan SP3 Kasus Besar di KPK

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Selasa, 17 Des 2019 14:10 WIB
Pimpinan KPK Periode 2015-2019 (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Dalam aturan baru bagi KPK, ada opsi mengenai surat perintah penghentian perkara (SP3). Namun Ketua KPK Agus Rahardjo berharap kelak pimpinan KPK baru tidak asal saja mengeluarkan SP3.

"Kasus yang belum selesai, harapan kami diteruskan dan jangan di-SP3-kan dulu. Karena beberapa kasus perkembangannya belakangan menjanjikan. Hanya waktu yang kemudian tidak bisa kita tuntaskan di periode kami," ujar Agus di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (17/12/2019).

Agus menyampaikan hal itu setelah memaparkan refleksi 4 tahun memimpin KPK bersama 4 pimpinan lainnya, yaitu Laode M Syarif, Alexander Marwata, Basaria Pandjaitan, dan Saut Situmorang. Kelak, pada 21 Desember mendatang, mereka akan digantikan Firli Bahuri, Lili Pintauli Siregar, Nurul Ghufron, dan Nawawi Pomolango. Satu orang lagi, yaitu Alexander, melanjutkan kepemimpinannya pada periode berikutnya bersama Firli cs.


Kembali pada konferensi pers di KPK. Syarif lantas menyebut sejumlah kasus besar yang masih berada di tangan penyidik seperti kasus korupsi proyek e-KTP dan skandal korupsi terkait SKL BLBI.

"Jadi belum usai. BLBI juga belum selesai. Dirdik (Direktur Penyidikan) masih bekerja," sebut Syarif.

Selanjutnya
Halaman
1 2