Cerita Korban Penipuan Perumahan Syariah Fiktif di Maja Banten

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Selasa, 17 Des 2019 13:12 WIB
Lokasi Amanah City di Kawasan Maja, Lebak (Foto: Istimewa)
Serang - Polda Metro Jaya membongkar penipuan perumahan syariah fiktif dengan korban 3.680 orang. Perumahan yang ditawarkan, termasuk Perumahan Amanah City di kawasan Maja, Lebak, Banten.

Salah satu korban penipuan bernama Meri, warga Bekasi yang sehari-hari bekerja di Jakarta. Dia mengaku tergiur membeli karena alasan investasi.

Meri mengetahui penjualan model syariah ini di Taman Mini. Penawaran dilakukan oleh agen dengan lokasi perumahan di Maja bernama Amanah City dan dikembangkan oleh PT Wepro Citra Sentosa.


Karena tergiur oleh tawaran marketing, ia kemudian ke kantor pengembang dan pergi mengecek ke Maja, Lebak.

"Habis itu diundang, acara gathering, ada komisarisnya presentasi, kantornya di Kebayoran Square," kata Meri saat dihubungi detikcom, Selasa (17/12/2019).

Dari situ, ia pergi ke Maja untuk mengecek langsung lokasi perumahan. Di sana, ia dijemput oleh 2 kendaraan mobil dan dibawa ke perumahan contoh bersama korban lain.

"Di bawa ke rumah contoh, itu beda dengan lokasi yang akan dibangun. Karena lokasi rumahnya di desa berbeda," ujarnya.

Karena tertarik, Meri lalu melakukan booking fee seharga Rp 2 juta. Setelah itu, melunasi pembayaran DP Rp 24 jua dan cicilan Rp 775 ribu selama setahun.


Semua transaksi dilakukan melalui transfer ATM. Rekening yang dituju atas nama perusahaan. Dari situ, setelah melunasi DP, ia dijanjikan serah terima kunci.

"Tapi ternyata nggak, harusnya setelah lunas DP serah-terima kunci," ujarnya.

Korban lain katanya pernah melakukan demo ke kantor pengembang. Termasuk bertemu dengan pihak perusahaan di daerah Kebayoran. Mereka sempat dijanjikan pengembalian uang karena masalah perumahan bodong ini.

Simak Video "Namanya Dicatut di Brosur Penipuan Rumah Syariah, Ini Kata Muhammadiyah"

[Gambas:Video 20detik]

(bri/fdn)