Usai Dilantik, Sekjen Kemendikbud Bicara Program Studi Vokasi

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 16 Des 2019 21:08 WIB
Sekjen Kemendikbud Ainun Na'im. (Rahel/detikcom)
Jakarta -

Kemendikbud ingin perguruan tinggi lebih fokus ke program studi vokasi. Kemendikbud juga ingin proses pembelajaran di Perguruan Tinggi lebih fleksibel.

"Kan juga kalau kita lihat strukurnya ada direktorat jenderal dikti, ada direktorat jenderal vokasi. Artinya, kita mau lebih fokus menangani, apa, program studi, program studi di bidang vokasi agar lulusannya itu betul-betul punya kualifikasi untuk bekerja di masyarakat atau di industri atau berkontribusi ke masyarakat," kata Sekjen Kemendikbud, Ainun Na'im, di Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (16/12/2019).

Ainun juga menjelaskan ingin mempererat keterkaitan antara dunia akademik dan dunia industri. Dia ingin mahasiswa mendapatkan materi-materi yang relevan dengan dunia industri yang ada.

"Sehingga mahasiswa bisa melakukan praktik-praktik dan mendapatkan materi-materi yang relevan dengan industri yang ada sekarang," kata Ainun.

Selain itu, Ainun berharap perguruan tinggi saat ini bisa membuat proses belajar menjadi lebih fleksibel. "Sekarang itu ya kita harus membuat proses belajar kemudian juga peningkatan kompetensi siswa atau mahasiswa itu lebih fleksibel," ujar Ainun.

Ainun mencontohkan seharusnya mahasiswa dapat mengambil mata kuliah lintas fakultas hingga adanya penambahan Satuan Kredit Semester (SKS) bagi mahasiswa yang dapat mengembangkan potensinya dalam berwirausaha.

"Misalnya mahasiswa dengan program studi di satu fakultas bisa mengambil mata kuliah yang dipandang relevan di fakultas lain," kata Ainun.

"Bahkan juga cara belajarnya lebih fleksibel dalam arti begini misalnya, ada mahasiswa yang punya talent misalnya berwirausaha. Dia dengan teknologi baru yang dia ketahui atau dia peroleh dari universitas atau lembaga lain, dia mengembangkan usaha kemudian dia berhasil mempekerjakan sekian orang. Itu bisa kita beri kredit. Kita beri bagian dari SKS dalam memenuhi apa namanya, kurikulum program studinya," sambungnya.

Ainun juga menjelaskan fokus utama perguruan tinggi adalah menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dia menekankan ketiga unsur dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi sama pentingnya.

"Ya esensinya perguruan tinggi itu ya ketiga-tiganya. Pendidikannya itu penting, penelitiannya terkait dengan kontribusinya pada iptek ya dan inovasi juga penting. Dan pengabdian masyarakat ya," ujarnya.


Simak Video Kemendikbud: Adanya UN Buat Bimbel Berjamuran

[Gambas:Video 20detik]


(idn/idn)