Kampus Pastikan Terpidana Kicauan #PapaMintaLonte Bukan Dosen IPB

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Senin, 16 Des 2019 15:23 WIB
Kampus IPB (ipb.ac.id)
Jakarta - IPB membantah kabar bahwa Yulianus Paonganan, yang merupakan terpidana kasus kicauan #PapaMintaLonte, adalah dosen di kampus tersebut. IPB menolak dikaitkan dengan Yulianus Paonganan atau Ongen.

"Dia bukan orang IPB, bukan urusan kami. Dia bukan orang IPB, tidak pernah jadi dosen IPB, dia hanya pernah kuliah di IPB," kata Kepala Biro Humas dan Komunikasi IPB Yatri Indah Kusumastuti saat dimintai konfirmasi, Senin (16/12/2019).


Menurut Yatri, Ongen berstatus sebagai dosen di salah satu universitas di wilayah Indonesia timur dan tidak pernah menjadi pengajar di IPB. Ia sekali lagi menegaskan bahwa Ongen bukanlah dosen pascasarjana IPB.

"Bukan (dosen IPB), itu ngawur itu. Yang jelas dia bukan dosen IPB, hanya pernah kuliah S3 di IPB, di (jurusan) Ilmu Teknologi Kelautan kalau saya nggak salah. Tidak pernah (jadi dosen di IPB). Beliau statusnya adalah dosen di universitas yang lain," tegasnya.

Saat awal kasus ini mencuat pada 2015, Ongen sudah lulus dari IPB. Yatri menyatakan pihaknya juga tidak pernah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian mengenai kasus Ongen.

"Tidak, tidak pernah (dimintai keterangan pihak kepolisian). Posisinya waktu itu sudah lulus, kan dia sudah lulus, dia bukan dosen IPB, jadi ya nggak ada urusan dengan kami," ujarnya.


Yatri menegaskan IPB menolak dikaitkan dengan Ongen. Ia menyangkal Ongen adalah dosen di kampus tersebut.

"Ya saya cuma bisa bilang sebenarnya yang bersangkutan tidak ada kaitannya dengan IPB, sehingga kasus ini dikaitkan dengan IPB salah, salah besar. Betul, kami menyangkal, karena Pak Ongen jelas-jelas bukan dosen IPB dan dia terdaftar di dosen universitas yang lain, hanya pernah kuliah saja di IPB," ungkapnya.

Penjelasan mengenai Yulianus Paonganan adalah 'dosen pascasarjana IPB Bogor' muncul dalam surat dakwaan yang diajukan jaksa di kasus ini. Dakwaan inilah yang kemudian dijadikan dasar oleh majelis hakim dalam menjatuhkan hukuman untuk Yulianus. (azr/fjp)