Alasan Lurah Jelambar Dinonjobkan, Wali Kota Jakbar: Keterlaluan

Wilda Hidayatun Nufus - detikNews
Minggu, 15 Des 2019 10:21 WIB
Rustam Effendi (Wilda/detikcom)
Rustam Effendi (Wilda/detikcom)
Jakarta - Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi menuturkan alasan Lurah Jelambar dinonjobkan adalah melakukan seleksi yang bermasalah. Rustam menilai seleksi yang dilakukan lurah tersebut keterlaluan.

"Yang di Jelambar itu bukan seleksinya yang jadi masalah. Keterlaluannya itu yang di Jelambar," kata Rustam di RPTRA Kalijodo, Jalan Kepaduan Angke, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (15/12/2019).


Rustam memaklumi masih ada lurah yang menggunakan pergub lama sebagai aturan untuk memperpanjang kontrak pegawai honorer. Aturan baru yang tertuang dalam surat edaran Sekda DKI Nomor 85/SE/2019 tentang Pengadaan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan, menurut Rustam, muncul belakangan sesudah lurah melakukan tes.

"Kan nggak ada masalah. Kan dia proses lebih awal. Ini sesuai dengan pergub," tutur Rustam.

Lebih lanjut Rustam mengatakan ada lurah lainnya yang melakukan tes bagi pegawai honorer di Cengkareng. Dia menuturkan tidak sanksi bagi di Cengkareng, tapi di Jelambar.

"Tidak ada sanksi (di Cengkareng). Yang di Jelambar itu sebenarnya karena dia juga di awal tes, cuma tesnya keterlaluan, nggak boleh. Itu yang jadi persoalannya," tuturnya.



Tonton juga DWP Hasilkan Pemasukan Rp 10 M untuk Pemprov DKI pada 2017 :


Selanjutnya
Halaman
1 2