Round-Up

Saat Jokowi Minta Prabowo Tawar Harga Alat Perang

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 14 Des 2019 08:15 WIB
Foto ilustrasi: Menhan Prabowo Subianto (Agung Pambudhy/detikcom)
Foto ilustrasi: Menhan Prabowo Subianto (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sedang nego harga ke pedagang senjata. Soalnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai harga yang ditawarkan pihak penjual masih kemahalan.

Senjata macam apa yang sedang ditawar Prabowo itu? Yang jelas, senjata (atau senjata-senjata) itu diperlukan Indonesia sehingga harus diusahakan. Indonesia butuh alat utama sistem persenjataan (alutsista) memadai.



Ngomong-ngomong soal senjata, Indonesia punya proyek kersama pembuatan pesawat tempur dengan Korea Selatan, namanya proyek Korea Fighter eXperimental/Indonesia Fighter eXperimental (KFX/IFX). Ini bukan proyek baru tapi belum rampung juga sampai sekarang.

Dilansir AFP pada Oktober 2018 lampau, KFX adalah proyek senilai 8 triliun Won atau sekitar $ 7 miliar. Tujuan proyek ini untuk mengembangkan armada dari 120 pesawat tempur generasi baru yang asli, guna menggantikan pesawat Korsel bikinan Amerika Serikat (AS) yang semakin menua, yakni F-4 dan F-5. Industri Kedirgantaraan Korea dan kedirgantaraan raksasa AS, Lockheed Martin, adalah kontraktor utama di proyek KFX itu. Mesin-mesinnya bakal disuplai oleh perusahaan besar General Electric.



Jakarta meneken persetujuan pada 2016 silam untuk menjadi mitra junior. Jakarta akan menangani 20 persen dari biaya proyek serta menerima satu pesawat purwarupa (prototype). 100 Pekerja Indonesia akan ikut ambil bagian dalam pengembangan dan proses produksi. Apakah detilnya kini sudah berubah? Belum ada keterangan detil sejauh ini.
Selanjutnya
Halaman
1 2