Round-Up

Kunker-kunker Luar Negeri Gubernur Sumbar Berujung Manuver Interpelasi

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 14 Des 2019 07:10 WIB
Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno berujung manuver interpelasi. Adalah Partai Gerindra Sumbar yang menginisiasi hak interpelasi.

"Pak Gubernur ini kan sudah periode kedua, empat tahun sudah menjalani periode kedua. Nah muncul keresahan di tengah masyarakat Sumatera Barat melihat perilaku dan praktik bahwa hampir tiap bulan, hampir tiap bulan nih, Pak Gubernur ini pergi ke luar negeri," kata Ketua DPD Gerindra Sumbar, Andre Rosiade, saat dihubungi, Jumat (13/12/2019).

Andre menyebut dalam satu bulan, Irwan bisa dua kali melakukan perjalanan ke luar negeri. Dia menyoroti APBD Sumbar yang tergolong kecil namun justru dipakai untuk membiayai perjalanan kunker Irwan.


Andre menilai kunker-kunker yang dilakukan Irwan tak berimbas kepada masyarakat Sumbar. Dia mengatakan selama Irwan kunker manfaatnya tak pernah dirasakan masyarakat Sumbar.

"Karena hasilnya tidak jelas. Katanya mencari dan menjaring investor dari luar negeri, tapi sampai sekarang nggak ada investornya yang bisa dibawa ke Sumatera Barat. Manfaatnya tidak pernah dirasakan oleh masyarakat. Dan ini menggunakan uang APBD Sumatera Barat. Wajar timbul keresahan di tengah masyarakat," ujarnya.

Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat Andre RosiadeKetua DPD Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade (Dok Istimewa)

Andre menilai Irwan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (Muri) sebagai gubernur yang paling sering melakukan kunker. Dia membandingkan sorotan yang diterima Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil karena kunker.

Selanjutnya
Halaman
1 2