KPK Respons 'Colekan' Fahri soal Fadli Raih Champion of Corruption Awards

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 22:49 WIB
Febri Diansyah (Foto: Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - KPK merespons Fahri Hamzah yang mencuit soal anugerah Champion of Corruption Awards dari The African Parliamentarians Network againts Corruption (APNAC) yang didapat Ketua BKSAP DPR Fadli Zon. KPK berharap prestasi itu bisa secara kongkrit berkontribusi pada upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Mestinya semua yang berprestasi itu kan diberikan selamat dengan harapan semua prestasi itu secara konkret bisa berkontribusi pada pemberantasan korupsi di Indonesia," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019).


Fahri, lewat akun Twitter-nya 'mencolek' akun Twitter KPK dan ICW. Cuitan Fahri itu terkait Fadli Zon yang mendapat Champion of Corruption Awards APNAC.

Fahri mengawali cuitannya dengan memberi selamat kepada Fadli. Dia kemudian mempertanyakan ucapan selamat dari KPK dan ICW.

"Selamat BRO..Ayo @KPK_RI dan @antikorupsi ICW ucapan selamatnya mana?" kata Fahri Hamzah di akun Twitter-nya seperti dilihat pada Kamis (12/12).

Dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (11/12), penghargaan itu diberikan oleh Presiden APNAC Kenya Shakeel Shabbir Ahmed dalam acara The 7th Global Conference of Parliamentarians against Corruption pada 9-10 Desember di Doha, Qatar. Fadli merupakan Presiden GOPAC periode 2015-2017 dan 2017-2019.



Fadli dianggap berhasil membawa GOPAC sebagai organisasi internasional antarparlemen terbesar di dunia yang berfokus pada agenda pemberantasan korupsi dan good governance. Ada tiga isu utama yang diangkat GOPAC selama kepemimpinan Fadli, yakni pembangunan berkelanjutan, ratifikasi dan implementasi UNCAC, serta open parliament.

Dalam acara tersebut, Fadli juga dipercaya menjadi Wakil Presiden GOPAC 2019-2021. Dia bakal mendampingi Presiden GOPAC terpilih, yaitu Ketua Parlemen Qatar Ahmad al-Mahmoud. Fadli, yang merupakan Waketum Gerindra, juga dipercaya memimpin Southeast Asian Parliamentarians Against Corruption (SEAPAC). Fadli Zon dipilih secara aklamasi. Dia menyampaikan sejumlah hal yang harus menjadi fokus parlemen antikorupsi. (ibh/haf)