Round-Up

Eksodus Pegawai KPK Jelang Jadi Pegawai Negeri

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 22:04 WIB
Pegawai KPK (Ari Saputra/detikcom)
Pegawai KPK (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Pegawai KPK eksodus menjelang perubahan status mereka menjadi pegawai negeri. Jumlah pegawai KPK yang pindah makin bertambah.

Kabar awal soal adanya pegawai KPK yang eksodus pertama kali disampaikan Ketua KPK Agus Rahardjo saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR. Peralihan status pegawai KPK menjadi ASN itu tercantum pada UU 19 Tahun 2019 tentang KPK yang merupakan hasil revisi.

"Yang mengajukan mundur sudah tiga orang. Sisanya masih wait and see," kata Agus dalam rapat pada Rabu (27/11/2019).


Agus saat itu juga menitipkan pesan kepada Komisi III untuk menyarankan agar pihak pemerintah membuat aturan tersendiri. Dia menyatakan aturan tersebut harus mengatur tentang independensi pegawai KPK.

"Jadi mengenai transisi kepegawaian, kami sebelumnya punya PP (Nomor) 63 yang khusus mengatur SDM KPK. Nah, kalau diizinkan, ada PP tersendiri yang mengatur SDM di KPK. Terserah nanti isinya seperti apa, kebutuhannya adalah ada independensi paling tidak, walaupun itu masih di rumpun ASN," papar Agus.

Aturan soal pegawai KPK menjadi ASN itu sendiri terdapat dalam Pasal 1 ayat 6 UU KPK baru, yakni:

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi adalah aparatur sipil negara sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang-undangan mengenai aparatur sipil negara.


Tak hanya pegawai, penyelidik dan penyidik internal KPK juga harus beralih status menjadi ASN. Proses transisi status pegawai lembaga antirasuah ini dilakukan dalam kurun waktu dua tahun.

Terbaru, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mencatat ada 12 pegawai mundur imbas mulai berlakunya UU KPK hasil revisi. Saut mengatakan pihaknya tak bisa menghalangi orang jika ingin pindah pekerjaan.

"Sampai hari ini ada 12 (pegawai KPK yang mundur). Ya kita nggak bisa menghalangi orang kalau mau pindah kariernya. Mungkin dia lebih nyaman di tempat lain," ucap Saut Situmorang di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019).

Selanjutnya
Halaman
1 2