Mahalnya Biaya PAUD dan TK Ramai Diperbincangkan, Apa Kata Kemdikbud?

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 15:47 WIB
Ilustrasi (Foto: iStock)
Jakarta - Mahalnya biaya masuk pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman kanak-kanak (TK) di Jakarta sedang ramai diperbincangkan di media sosial. Mulai dari kekagetan publik soal harga selangit sejumlah sekolah swasta ini hingga pembahasan soal kesanggupan orang tua untuk menyekolahkan anak-anak sekarang.

Urusan tentang pendidikan usia dini selama ini ada di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Lalu, apa tanggapan Kemdikbud soal biaya mahal PAUD dan TK yang ramai dibahas ini?

"Soal (PAUD yang mahal) yang di Jakarta itu mereka itu biasanya PAUD-PAUD yang internasional itu ya. Lembaga internasional yang berasosiasi dengan lembaga asing dan juga segmentasinya juga yang disasar juga bukan seluruh komponen masyarakat, tapi komponen masyarakat tertentu kan. Jadi saya kira itu tergantung kepada mereka yang mampu ya," kata Dirjen PAUD dan Dikmas, Harris Iskandar, saat dihubungi, Kamis (12/12/2019).


Harris mengatakan pada prinsipnya yayasan sosial tidak boleh mencari untung berlebihan. Dia menegaskan yayasan itu bukanlah korporasi yang tujuannya mencari untung.

"Tapi tentu saja normatifnya karena bagaimanapun mereka yayasan, yayasan sosial, ya tidak boleh mencari untung berlebihan. Itu aturannya dalam yayasan begitu. Kan bukan corporation kan," ujar Harris.
Selanjutnya
Halaman
1 2