Jeda 5 Tahun Eks Koruptor Ikut Pilkada, Fitra: Idealnya Dilarang Sama Sekali

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Kamis, 12 Des 2019 08:18 WIB
Foto: Ari Saputra
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan gugatan UU Pilkada terkait mantan eks korupsi menjadi calon kepala daerah yang memutuskan mantan narapidana korupsi bisa maju Pilkada usai lima tahun bebas dari penjara. Putusan tersebut diapresiasi namun dinilai belum ideal.

"Menurut saya ini progress yang bagus, meski belum ideal. Idealnya, eks koruptor dilarang sama sekali mengikuti pilkada, karena dia sudah mengkhianati amanah rakyat," kata Sekjen Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Seknas Fitra) Misbah Hasan, kepada wartawan, Rabu (11/12/2019) malam.


Misbah mengatakan tetap mengapresiasi putusan tersebut. Menurutnya, mantan narapidana kasus korupsi awalnya bebas maju ke Pilkada.

"Makanya ini progress yang bagus, dari awalnya tidak ada punishment apapun bagi eks koruptor untuk bisa langsung mengikuti Pilkada," jelasnya.


Misbah mendorong KPU segera merevisi aturan mengenai syarat untuk maju Pilkada. Dia berharap akan membuat semua pihak terhindar dari perbuatan korupsi.

"KPU mustinya merevisi aturan sesuai dengan putusan MK tersebut," jelasnya.


Simak Video "Tok! MK Putuskan Eks Koruptor Boleh Maju Pilkada, Ini Syaratnya"

[Gambas:Video 20detik]


Selanjutnya
Halaman
1 2