Mesin Waktu

Awal Serangan Darat Rusia yang Tewaskan Ratusan Ribu Warga Chechnya

Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 19:19 WIB
Para pejuang Chechen berlarian menghindari tembakan pasukan Rusia di Grozny, 25 Januari 1995 (AFP)
Jakarta - Tepat hari ini, pada 1994 Presiden Rusia saat itu Boris Yeltsin memerintahkan serangan darat ke wilayah Chechnya. Serangan darat dilakukan setelah selama 10 hari sebelumnya Rusia membombardir wilayah Chechnya.

Perseteruan ini bermula saat Dzhokhar M Dudayev, seorang jenderal Angkatan Udara Uni Soviet mendeklarasikan Republik Chechnya pada Oktober 1991 beberapa bulan sebelum runtuhnya Uni Soviet.



Tiga tahun lebih Boris Yeltsin berusaha meruntuhkan kekuasaan Dudayev namun gagal. Baru pada akhir 1994 Yeltsin melancarkan aksi militer ke bekas negara bagian Uni Soviet itu.

Awal Serangan Darat Rusia yang Tewaskan Ratusan Ribu Warga ChechnyaDzhokhar M Dudayev (AP)

Ratusan tank dan pengangkut personel lapis baja mendekati ibukota Chechnya, Grozny saat fajar mulai menyingsing. Militer Rusia mengatakan misinya adalah memulihkan tatanan konstitusional di Chechnya.



Dudayev menentang dengan mengatakan bahwa dia selalu bersedia melakukan pembicaraan dengan Presiden Yeltsin dengan imbalan pengakuan sebagai negara berdaulat.

"Kami benar di mata dunia karena kami mempertahankan hidup kami dan kebebasan kami," ujar lulusan sekolah prajurit elite Soviet itu seperti yang dikutip BBC. "Kami menginginkan pembicaraan tetapi sebaliknya Rusia memulai perang."