Ketua MPR: Stabilitas Politik Kunci Tidak Terjerumus ke Jurang Resesi

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 19:12 WIB
Foto: DOK. ISTIMEWA/Ketua MPR Bambang Soesatyo
Foto: DOK. ISTIMEWA/Ketua MPR Bambang Soesatyo
Jakarta - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengapresiasi pelaku usaha yang tetap gigih menggenjot aktivitas perekonomian di tengah situasi perekonomian dunia yang sedang sulit akibat perang dagang Amerika dan China. Bamsoet berbicara soal stabilitas politik demi Indonesia tidak terjerembab ke jurang resesi.

"Di tengah banyaknya pilihan melakukan bisnis di sektor strategis, Bapak dan Ibu memberikan kepercayaan untuk berbisnis mengembangkan dan memajukan PT. Adedanmas, dealer resmi Mercedes-Benz. Walaupun dari perspektif industri, penjualan kendaraan sepanjang tahun 2019 cukup berat, termasuk bagi mobil kelas premium," kata Bamsoet saat pengenalan pemegang saham PT Adedanmas seperti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (11/12/2019).

"Namun dengan pemanfaatan strategi bisnis yang optimal dan dilandasi semangat optimistisme, saya yakin seiring perbaikan kondisi perekonomian, membaik pula pendapatan dan pengeluaran masyarakat," ujar Bamsoet.




Bamsoet mendapatkan info sampai akhir tahun ini setidaknya maintenance market mobil kelas premium termasuk Mercedes-Benz ada di atas angka 46 persen. Tentu, kata dia, hal ini merupakan capaian yang harus diberikan apresiasi.

"Pencapaian ini tentunya didukung kerja keras yang dilakukan oleh para stakeholder. Saya meyakini para pihak di PT.l Adedanmas telah berdedikasi optimal mencapai rencana bisnis yang telah ditetapkan dengan langkah tepat. Khususnya, memanfaatkan aspek-aspek pertumbuhan ekonomi, maupun penjualan melalui basis-basis konsumen secara langsung," tutur Bamsoet.





Bamsoet menuturkan, di tengah kondisi perekonomian yang semakin kompleks dengan beragam tantangan sekaligus peluang, stabilitas politik nasional menjadi kunci indikator agar Indonesia tak terjerumus dalam jurang resesi.

"Selalu ada keterikatan antara kondisi politik dengan kondisi perekonomian suatu negara. Patut kita syukuri bahwa kekhawatiran timbulnya gejolak politik yang mengganggu kondisi perekonomian nasional pasca Pemilu 2019, ternyata tidak terbukti. Dan, hingga menjelang pergantian tahun 2020 ini, kondisi politik kita pun terpantau relatif stabil. Kondisi ini tentunya mendorong terwujudnya iklim perekomian yang semakin kondusif," pungkas Bamsoet.


Tonton juga Dalam Posisi Terjepit, Alasan Bamsoet Maju Munas Golkar :

[Gambas:Video 20detik]

(gbr/fdn)