UN Diganti 2021, Komisi X Minta Nadiem Belajar dari Tiongkok

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Rabu, 11 Des 2019 13:35 WIB
Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian (dok. Pribadi)
Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian (dok. Pribadi)
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim telah mengumumkan Ujian Nasional (UN) diganti pada 2021. Wakil Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian, meminta Nadiem belajar dari Tiongkok.

Hetifah awalnya mengkritik UN yang selama ini lebih banyak hafalan. Dia menilai peserta didik seharusnya diasah kemampuan literasi dan numerasinya.

"Selama ini UN lebih banyak hafalan. Padahal yang kita perlukan adalah mendidik anak-anak kita untuk mempunyai skill, seperti kemampuan literasi dan numerasi," kata Hetifah kepada wartawan, Rabu (11/12/2019).



Hetifah menilai hal itu menjadi dasar nilai Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia rendah. Penilaian sikap siswa, katanya, juga tak dimasukkan ke penilaian para guru.

"Karena fokus dan penekanannya salah. Tolok ukur lain seperti sikap juga tidak masuk ke dalam asesmen," ujarnya.
Selanjutnya
Halaman
1 2