Round-Up

Anggota TGUPP Rangkap Jabatan, Anies Kembalikan ke Aturan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 21:04 WIB
Anies Baswedan (Lamhot Aritonang/detikcom)
Anies Baswedan (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) kembali jadi sorotan setelah ada anggotanya yang rangkap jabatan. Bagi Gubernur DKI Anies Baswedan, semuanya dikembalikan ke aturan.

Anggota TGUPP yang rangkap jabatan itu adalah Haryadi. Saat rapat Komisi E DPRD DKI dengan Dinas Kesehatan, anggota DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, Rani Mauliani dan Yudha Permana, menyadari bahwa Haryadi juga menduduki posisi di dewan pengawas salah satu rumah sakit.


Setelah itu, Ketua DPRD Prasetio Edy Marsudi juga memberi sorotan yang sama. Politikus PDIP ini mengatakan anggota TGUPP yang rangkap jabatan tentu mendapat gaji dobel dan bahkan bisa menjadi temuan BPK.

"Yang dewas, dia punya gaji dua, lo. Dengan satu APBD itu nggak boleh, lo. Haryadi namanya kalau nggak salah. Itu gaji dua. Kalau BPK tahu, itu temuan, lo. Satu orang dapat gaji ABPD dua," ucap Prasetio saat rapat Badan Anggaran (Banggar) RAPBD DKI Jakarta di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Senin (9/12/2019).

Prasetio Edi / Prasetio Edi (Ari Saputra/detikcom)

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DPRD DKI Jakarta Saefullah menuturkan Pemprov DKI akan mencopot Haryadi sebagai bagian dari evaluasi.

"Berdasarkan catatan minor, akan kami lakukan evaluasi. Misalnya double job pasti jadi catatan penting dan tidak akan terulang. Tidak enak sekali didengarnya orang menikmati dua kali honor dari APBD. Pasti kita pastikan didrop," ucap Saefullah saat rapat Badan Anggaran RAPBD DKI Jakarta di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (9/12).


Lalu, apa komentar Anies?

Selanjutnya
Halaman
1 2