Pemkab Serang Promosikan Kerajinan Gerabah di Bandara Soetta

Angga Laraspati - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 20:15 WIB
Foto: Dok. Pemkab Serang
Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) melakukan peresmian Display Promosi Gerabah di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang. Hal ini dinilai dapat meningkatkan pemasaran gerabah produksi Desa Bumijaya.

Bekerja sama dengan PT. Angkasa Pura II, gerabah yang dipamerkan ini diharapkan dapat membantu pemasaran dan mengundang langsung wisatawan atau peminat gerabah ke Desa Bumijaya.

"Kami meyakini bahwa sarana ini akan mengangkat pemasaran produksi masyarakat Bumijaya. Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang," ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri dalam keterangan tertulis, Selasa (10/12/2019).

Entus menilai, gerabah Bumijaya memiliki keunggulan tanah liatnya lebih bagus ketimbang gerabah dari daerah lain, salah satunya dari Bantul.


"Tanah liat dari Bumijaya, tingkat pembakarannya tidak perlu diolah dengan mesin. Kalau di luar harus diolah dengan mesin. Ini salah satu keunggulan gerabah Bumijaya tanahnya bagus," papar Entus.

Entus juga mengatakan pengrajin dari Bumijaya mempertahankan nilai-nilai klasik tradisional. Motifnya didesain modern tanpa mengubah kearifan lokal sejak zaman Kesultanan Banten abad ke 15.

Entus mengaku bangga dengan dipamerkannya hasil produksi gerabah Bumijaya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta). Menurutnya, kerajinan itu akan banyak dilihat masyarakat dalam negeri maupun luar negeri.

"Ini suatu kebanggaan baik pribadi dan Pemerintah Kabupaten Serang," ujarnya.

Dikatakan Entus, Gerabah Bumi Jaya selama ini sudah masuk sampai mancanegara di antaranya Korea dan Eropa. Dalam setiap ekspor sebanyak satu kontainer. Namun, pemasarannya tidak langsung melalui Bumijaya, tetapi dari Bali.

"Kalau ekspor dari Bumijaya langsung belum. Jadi pemasaran gerabah selama ini jauh dari tempat aslinya yaitu melalui Bali," ujarnya.

Dengan ekspor melalui Bali, Entus menjelaskan, masyarakat Bumijaya mengirim bahan baku berupa tanah liat dan pengrajinnya ke Bali.

"Jadi dibanding tanah dikirim ke Bali, toh pengrajin ada di kita, lebih baik kita langsung yang memasarkannya," terang Entus.

Sementara itu, Deputi Airport Service Facility PT Angkasa Pura II, Hufron Kurniadi, mengatakan event-event ini merupakan bagian dari promosi sehingga bisa menjadikan wisatawan akan lebih tertarik lagi.


"Apalagi dengan ikon-ikon cukup unik ini seperti gerabah Bumi Jaya menjadi bagian dari promosi," ujarnya.

Dengan dipamerkannya Gerabah Bumi Jaya di Terminal 2 F pemberangkatan ini, sebut Hufron, juga menjadi bagian promosi yang secara tidak langsung berdampak keingintahuan dari para penumpang.

"Sehingga lebih penasaran. Ada potensi mengunjungi baik event dan pariwisata di Kabupaten Serang," tuturnya.

Sebagai informasi peresmian ini dilakukan dengan pengguntingan pita oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri, didampingi Kepala Diskoperindag Abdul Wahid, Deputi Airport Service Facility PT Angkasa Pura II Hufron Kurniadi, dan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten Eneng Nurcahyati.




Tonton juga video Perkenalkan! DILO, Robot yang akan Membantu Anda di Bandara:

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)