Mahasiswi Berdemo, Ini Sederet Kasus Pelecehan Seks di Kota Bekasi

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 18:50 WIB
Foto: Ilustrasi pelecehan seksual (dok.detikcom)
Foto: Ilustrasi pelecehan seksual (dok.detikcom)
Bekasi - Puluhan mahasiswi berdemo di Kantor Wali Kota Bekasi menuntut penyelesaian kasus pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak. Apa saja kasus pelecehan seksual di Bekasi akhir-akhir ini?

Aksi itu digelar oleh puluhan perempuan yang menamakan dirinya Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Bekasi di kantor Wali Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Selasa (10/12/2019) pukul 14.30 WIB. Mereka menuntut agar DPPPA Kota Bekasi dibubarkan bila tak bisa menyelesaikan kasus pelecehan seksual perempuan dan anak.

"Pemerintah Kota Bekasi segera memberikan peringatan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) agar segera menyelesaikan kasus perempuan dan anak, karena masalah perempuan dan anak merupakan kasus HAM yang besar di Kota Bekasi. Apabila tidak becus maka bubarkan saja karena hanya menghabiskan uang rakyat saja," kata koordinator aksi, Nina Karenina dalam orasinya.


Nina mengatakan banyak kasus pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur di Bekasi. "Banyak kasus pelecehan seksual di Bekasi pemerkosaan anak dan di bawah umur," kata Nina kepada wartawan.

Berkaca pada tuntutan tersebut, detikcom mencatat beberapa kasus pelecehan seksual di Bekasi. Kasus-kasus pelecehan seksual ini terjadi pada tahun 2019.


Pada bulan September 2019, seorang perempuan menjadi korban pelecehan seksual di lampu lalu lintas (traffic light) di kawasan Pekayon, Bekasi. Aksi yang terekam kamera CCTV itu terjadi pada Selasa (3/9). Video ini pun sempat viral di media sosial.

Simak Video "Kemenhub Kaget Marak Pelecehan Seksual di Transportasi Umum"


Selanjutnya
Halaman
1 2