Lubang Jalan di Depok Lokasi Ustaz Beben Tewas 'Ditambal' Pasir dan Batu

Muhammad Faisal Javier Anwar - detikNews
Selasa, 10 Des 2019 12:09 WIB
Jalan berlubang di GDC Depok, lokasi Ustaz Beben kecelakaan, ditambal pasir dan batu. (Faisal/detikcom)
Jalan berlubang di GDC Depok, lokasi Ustaz Beben kecelakaan, ditambal pasir dan batu. (Faisal/detikcom)
Depok - Polisi mendatangi jalan berlubang di kawasan Grand Depok City (GDC), Depok, Jawa Barat, yang mengakibatkan Anggaito Andarbeni (32) alias Ustaz Beben tewas kecelakaan. Jalan berlubang itu belum diperbaiki, melainkan hanya 'ditambal' pasir dan batu.

Pantauan detikcom di lokasi, Jembatan Grand Depok City, Selasa (10/12/2019), pasir dan batu dimasukkan ke lubang hingga rata dengan aspal. Pengendara tampak melintas.

"Kami berinisiatif semalam menutup lubang-lubang yang ada di jalan (dengan pasir dan batu)," kata Kanit Lakalantas Polres Metro Depok, Iptu Joko Irwanto, saat ditemui di lokasi.


Joko menerangkan kecelakaan tunggal kerap terjadi di jalan Boulevard GDC. Ada mobil yang masuk separator hingga pengendara motor jatuh sendiri.

"Untuk laka yang kami tangani paling sering di GDC ini adalah laka tunggal, entah itu mobil masuk separator atau mobil nyungsep di separator tengah, atau motor yang jatuh sendiri," ujarnya.

Agar kecelakaan tidak terulang, Joko juga menyarankan penerangan di kawasan itu diperbaiki. Selain itu, dibutuhkan kamera CCTV untuk mengetahui detail jenis kecelakaan yang ada.

"Rekomendasi saya untuk Jalan Boulevard di GDC adalah sistem penerangannya dan CCTV. Kendala kami adalah di GDC, penerangan sangat kurang, dan CCTV sangat minim. Kami butuh CCTV untuk mengetahui jenisnya laka itu (kecelakaan Ustaz Beben)" tuturnya.

Lubang Jalan di Depok Lokasi Ustaz Beben Tewas 'Ditambal' Pasir dan BatuJalan berlubang di GDC Depok lokasi Ustaz Beben kecelakaan ditambal pasir dan batu. (Faisal/detikcom)

Sementara itu, Tabroni, petugas keamanan yang sering berjaga di lokasi itu, mengatakan ada beberapa penyebab jalan jadi berlubang. Salah satunya terkikis akibat hujan deras.

"Pas musim hujan ini aja (berlubang) karena kalau hujan ini kan deras, terus kan ini turunan, jadi (aliran air dari posisi lebih tinggi) kencang, terus terkikis," kata Tabroni secara terpisah.
Selanjutnya
Halaman
1 2