Banggar DPRD DKI Tolak Rencana Anggaran Rp 100 M untuk SMK Berasrama

Arief Ikhsanudin - detikNews
Senin, 09 Des 2019 18:46 WIB
Foto: Isal Mawardi/detikcom
Foto: Isal Mawardi/detikcom
Jakarta - Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta menolak rencana anggaran dari Komisi E tentang pembangunan SMK Pariwisata 74 sebagai sekolah berasrama atau boarding school. Rencana pembuatan itu dianggap tidak memiliki kajian atau kurikulum.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik, mengatakan perlu kajian dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Bagi Taufik, percuma jika hanya membangun tanpa ada kajian atau kurikulum.


"Kami tiga tahun minta dinas pendidikan tak pernah mewujudkan itu. Tiba-tiba bangun gedungnya dulu. Nanti jadi sarang walet bangun gedung dulu," kata Taufik dalam rapat Banggar RAPBD di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (9/12/2019).

Taufik meminta anggaran tersebut ditunda. Anggaran bisa diajukan kembali pada rencana anggaran 2021.

"Saran saya tahun ini rampungkan konsep dari sistem kurikulum. Rencana matang (anggaran) 2021. Mau bikin lima, masing-masing wilayah satu, kita dorong," kata Taufik.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4