Komnas HAM Harap Pemerintah Selesaikan Pelanggaran HAM-Konflik Agraria

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Senin, 09 Des 2019 12:28 WIB
Foto: Lisye/detikcom
Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memperingati Hari HAM sedunia. Komnas HAM berharap agar pemerintah menyelesaikan permasalahan HAM masa lalu hingga konflik agraria dan Sumber Daya Alam (SDA).

Peringatan Hari HAM Sedunia itu dihadiri oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Komnas HAM kemudian menyampaikan beberapa persoalan HAM yang menjadi fokus pihaknya saat ini.

"Komnas HAM merasa bangga karena kehadiran Bapak (Ma'ruf Amin). Izinkan kami sekaligus menitipkan persoalan HAM yang masih menjadi pekerjaan rumah kami semua, yakni pelanggaran HAM berat, konflik agraria dan Sumber Saya Alam (SDA)," ujar Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, saat memberikan sambutan pada peringatan Hari HAM Sedunia di Gedung Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat (9/12/2019).



Taufan mengatakan permasalahan HAM tersebut dipicu oleh beberapa hal, seperti intoleransi, diskriminasi dan kekerasan. Dia mengatakan permasalahan itu harus diselesaikan secara komprehensif.

"Dan masalah pemicunya adalah masalah intoleransi, diskriminasi, dan ekstrimisme atau kekerasan yang bisa mengganggu stabilitas politik dan masyarakat kita saat ini. Persoalan ini harus diselesaikan secara komprehensif dengan menempatkan HAM sebagi indikator utama dalam rangka kemajuan negara Indonasia," katanya.

Taufan berharap permasalahn itu dapat diselesaikan oleh pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Dia juga meminta untuk melibatkan Komnas HAM dalam menyelesaikan masalah itu.


"Kami percaya pemerintahan yang Bapak pimpin, bersama Pak Jokowi akan terus bersama Komnas HAM bahu-membahu menuntaskan komitmen kemanusian dan peradaban sebagaimana diamanatkan konstitusi kita maupun standar HAM internasional," tutur Taufan.

"Yang tidak kalah pentingnya, adalah penguatan pelibatan Komans HAM baik dari sisi mandat, fungsi, wewenangan dan dari sisi saran prasaran," imbuhnya. (lir/aan)