Anies Akan Bangun Pengelolaan Limbah Berfungsi Edukasi dan Hiburan

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Minggu, 08 Des 2019 22:45 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ground breaking IPAL Krukut (Foto: dok. Pemprov DKI)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ground breaking IPAL Krukut (Foto: dok. Pemprov DKI)
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan membangun fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik skala perkotaan di Krukut, Karet Setiabudi, Jakarta Selatan. Tak hanya pengolahan air limbah, IPAL Krukut juga dilengkapi dengan fasilitas edukasi dan hiburan.

"Ini (IPAL) penting sekali bagi Jakarta. Kita di Jakarta sebagai kota besar perlu secara serius mengelola limbahnya. Dengan dibangun instalasi pengelolaan air limbah, harapannya nanti limbah air di Jakarta bisa diolah dan digunakan kembali," kata Anies dalam keterangannya usai melakukan peletakan batu pertama IPAL di Krukut, Jakarta Selatan, Minggu (8/12/2019).


Anies mengatakan IPAL Krukut IPAL yang dirancang sebagai tempat pembelajaran. Hal itu bertujuan untuk memudahkan bagi siswa, warga, dan pengelola limbah dari kota lain untuk belajar mengembangkan pengolahan limbahnya.

"Fasilitas ini dirancang dari awal, agar desainnya memudahkan untuk jadi tempat belajar. Jadi nanti ada jalur dan tempat yang dibuka untuk umum sehingga mereka bisa menyaksikan proses dan urutannya. Terlebih tempat ini lokasinya strategis, berada di samping Jalan Sudirman, jadi siapa saja bisa mampir untuk menyaksikan proses pengolahan limbah sebagai bahan pembelajaran," ungkap Anies.


Anies menyebut fasilitas ini merupakan keberlanjutan pengoperasian IPAL modern yang sudah dimulai sejak Januari 2019. Sebelumnya, PD PAL Jaya menggunakan teknik konvensional dan bergabung dengan pengendali banjir yang memilki kelemahan karena memerlukan tempat yang luas sehingga kurang efisien.

IPAL Krukut dibangun pada lahan sekitar 2.000 meter persegi. Pembangunan fasilitas IPAL Krukut ini pun akan berlangsung selama 18 bulan.


Sementara itu, Dirut Utama PD PAL Jaya, Subekti mengatakan jumlah pelanggan PD PAL Jaya tahun 2019 sebanyak 2.715 pelanggan perunit. Sedangkan, cakupan layanan air limbah sampai dengan Triwulan III tahun 2019 mencapai 22,08 persen atau melayani 1.286.415 penduduk DKI Jakarta.

"Direksi PD PAL Jaya mengharapkan dukungan semua stakeholder untuk membantu terlaksananya penyediaan sarana sanitasi menuju terwujudnya PAL Jaya Hebat Jakarta Sehat. Perlu juga kepedulian masyarakat terhadap air limbah, kepedulian ini yang harus ditingkatkan. Sehingga, air limbah yang dibuang itu melalui jaringan perpipaan," ujar Subekti. (azr/fdu)