Round-Up

Tentang 'Tweet Jahat' yang Kembali Disinggung Anies Baswedan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 08 Des 2019 19:32 WIB
Anies saat Pilgub DKI 2017 (Foto: Muhammad Ridho)

Bagi Anies, 'Baca Tweet Jahat' dibuat untuk menunjukkan bahwa dia menanggapi santai segala macam fitnah dan hinaan kepadanya. Anies berpandangan fenomena akun buzzer pada media sosial bukan hal yang baru.

"Tujuannya menunjukkan ini loh kita ini santai saja terhadap segala macam fitnah, serangan baik-baik aja, bukan barang baru. Jadi bahkan kita bilang, kita ini fokus bangun warga Jakarta kok. Dan ini bagian yang nomal saja, nggak usah dimasukin hati, santai saja, jawabnya juga guyonan," kata Anies pada Rabu (22/3/2017).

"Dan sekaligus bagi mereka yang tweet jahat ingat ya nanti kita bacain ya tweetnya, dan ternyata dibaca semua orang tu. Kan kita kadang-kadang kalau sudah ngomong biasalah bebas, ternyata sekarang tanpa sadar kami kan menyebarkan tweet itu, yang ngtweet harus ikut tanggung jawab. Dan ternyata volumenya menurun," sambung Anies.


Tiga tahun berselang, memori soal 'tweet jahat' itu muncul lagi usai kembali disinggung Anies sendiri. Bagaimana ceritanya?

Anies saat Pilgub DKI 2017Anies saat Pilgub DKI 2017 Foto: Lamhot Aritonang

Selanjutnya
Halaman
1 2 3