Polisi Ringkus 4 Pelaku Penembakan Siswi Poso
Jumat, 18 Nov 2005 23:29 WIB
Jakarta - Polisi menahan empat orang tersangka penembakkan dua orang siswi SMEA Poso Selasa (8/11/2005) lalu. Dua diantaranya merupakan polisi gadungan. Dua orang polisi gadungan itu yakni David Mando (31) dan Metu alias Ismet Oskar (36)."Kedua orang ini didapat berdasarkan keterangan dari saksi-saksi yang telah diperiksa berkaitan kasus ini," kata Wakil Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Soenarko di Mabes Polri Jl. Trunojoyo Jakarta Selatan hari ini.Soenarko membantah adanya keterlibatan anggota Polri dalam kasus ini. Menurut Soenarko, justru kedua polisi gadungan inilah yang dimaksud sebagai pelaku penembakan, bukan anggota Polri seperti yang diberitakan di berbagai media sebelumnya. "Sebelum terjadi penembakan, kedua orang ini memperkenalkan kepada salah seorang korban, Ivone sebagai anggota Polres Poso," kata Soenarko menjelaskan. Selain dua polisi gadungan itu, Polres Poso juga telah menahan seorang guru, Zaenal (24) dan seorang pedagang, Aksan (24). "Keempatnya ditahan di Polres Poso Pesisir," tambah Soenarko. Seperti diberitakan sebelumnya Ivon dan Nuraini, siswa SMEA Poso sekitar pukul 18.56 Wita Selasa (8/11/2005) ditembak oleh orang yang tak dikenal. Mereka ditembak di Jl Gatot Soebroto,Kelurahan Kasintuwu, Poso Kota.Lokasi tembakan hanya beberapa meter jaraknya dari markas Polisi Militer AD dan tepat di perempatan menuju Kodim 1307 Poso.
(ddn/)











































