Perludem Anggap KPU Dilema soal Aturan Eks Koruptor Maju Pilkada 2020

Dwi Andayani - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 19:34 WIB
Direktur Perludem Titi Anggraini (Foto: Ari Saputra-detikcom)
Direktur Perludem Titi Anggraini (Foto: Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - KPU telah menerbitkan PKPU tentang Pencalonan dalam Pilkada 2020 yang di dalamnya tak terdapat larangan mantan terpidana korupsi untuk maju di Pilkada. Hal tersebut dinilai terjadi karena KPU dilema.

"KPU berada dalam dilema, diperhadapkan pada kebutuhan mendesak untuk segera mengesahkan peraturan teknis pencalonan atau memaksakan pengaturan pencalonan mantan napi," kata Direktur Perludem (Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi) Titi Anggraini, Jumat (6/12/2019).

Dia mengatakan tak adanya aturan yang melarang eks koruptor maju sudah bisa diprediksi. Menurutnya, KPU berhadapan dengan ekosistem hukum dan politik yang tak mendukung terobosan larangan bagi eks koruptor nyalon di Pilkada.

"Tidak dicantumkannya pelarangan mantan napi korupsi di PKPU Pencalonan sudah bisa diprediksi, sebab KPU berhadapan dengan ekosistem hukum dan politik yang tidak mendukung terobosan yang ingin dilakukan KPU," ujar Titi.



Titi mengatakan ada risiko berlarut-larut jika KPU memaksakan untuk melarang eks koruptor maju dalam Pilkada lewat PKPU. Salah satunya adalah penolakan dari Kemenkum HAM karena PKPU itu akan bertentangan dengan UU.

"Dengan risiko berlarut-larutnya pengesahan PKPU Pencalonan, karena Kemenkum HAM pasti akan menolak mengundangkan PKPU Pencalonan dengan argumen bertentangan dengan UU dan Putusan MK," kata Titi.



Dia juga menilai PKPU yang melarang eks napi korupsi maju Pilkada bakal digugat dan dibatalkan Mahkamah Agung (MA). KPU, katanya, juga bakal dilaporkan ke DKPP karena dianggap bertindak di luar ketentuan hukum.

"Jadi dalam hal ini, KPU akan berhadapan dengan perlawanan politik dan hukum sekaligus dari para pihak yang menentang pengaturan itu," ujar Titi.

Simak Video "KPU Tunggu Putusan MK Soal Larangan Eks Koruptor Maju Pilkada 2020"


Selanjutnya
Halaman
1 2