Kader PAN Ini Ngaku Ditekan untuk Dukung Zulkifli Hasan Jadi Ketum Lagi

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 19:22 WIB
Foto: Mantan Ketua DPD PAN Kotamobagu, Sulawesi Utara, Djainuddin Damopolii (Eva Safitri/detikcom)
Foto: Mantan Ketua DPD PAN Kotamobagu, Sulawesi Utara, Djainuddin Damopolii (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Kader Partai Amanat Nasional (PAN) mengaku ada kejanggalan jelang kongres pemilihan ketum. Kader PAN Djainuddin Damopolii menuding adanya arahan tersruktur dari DPP ke pengurus wilayah untuk mendukung kembali Zulkifli Hasan maju menjadi caketum.

Djainuddin yang mengaku mantan Ketua DPD Kotamobagu, Sulut, menyebut ada pertemuan Zulhas dengan pengurus wilayah. Di situ menurutnya terjadi konsolidasi untuk merencanakan majunya kembali Zulhas. Versi Djainuddin, dia diberhentikan dari posisi Ketua DPD Kotamobagu secara sepihak periode September lalu.

"Zulhas pernah undang seluruh DPW di Widya Chandra, mungkin di situ disampaikan niat beliau," kata Djainuddin kepada wartawan di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Jumat (6/12/2019).

"Terakhir tadi malam, isinya tentu untuk menguatkan konsolidasinya untuk memenangkan Zulhas untuk membulatkan dukungan," lanjutnya.


Bahkan Djainuddin mengatakan ketua pengurus di wilayahnya, yaitu Sulawesi Utara, mengklaim kalau seluruh DPD mendukung Zulhas. Djainuddin yang kala itu menjadi Ketua DPD Kotamobagu di wilayah tersebut tidak sepakat.

"Tapi beberapa DPD ada yang membuat ada yang tidak sehingga ini terlibat ada konspirasi yang membentuk secara terstruktur untuk meminta DPD yang punya hak suara ini untuk mendukung kembali ZH," katanya.

"Kemudian di kami sulit sama tadi karena terindikasi tidak sejalan, jadi beberapa DPD yang tidak sejalan itu langsung di-Plt semua. Bersamaan saya itu 3 DPD (yang dicopot) dari total 15 DPD itu terjadi bulan September. Itu sepihak di-Plt kemudian tidak dibuka lagi ruang klarifikasi," katanya.

Simak Video "Bobby-Gibran Siap Maju Pilkada, PAN: Anak Tukang Bakso Saja Boleh"


Selanjutnya
Halaman
1 2