Cerita Korban Arisan Online di Makassar Tertipu hingga Ratusan Juta

Hermawan Mappiwali - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 17:13 WIB
Foto: Tersangka penipuan arisan online di Makassar. (Hermawan M-detikcom)
Foto: Tersangka penipuan arisan online di Makassar. (Hermawan M-detikcom)
Jakarta - Dua tersangka penipuan arisan online di Makassar, Wenny dan Kelvina ditetapkan sebagai tersangka. Salah seorang korbannya, Vincent mengaku tertipu ratusan juta rupiah.

"Total kerugian di WN (Wenny) Rp 175 juta, di KL (Kelvina) Rp 55 juta," ujar Vincent di Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Jumat (6/12/2019).


Vincent mengatakan kedua tersangka menjanjikan keuntungan 20 persen dari uang arisan yang ia setorkan dalam masa 20 hari. Korban mengaku percaya lantaran pada awalnya kedua tersangka mengembalikan uang yang ia setorkan beserta keuntungannya.

"Pernah (setoran dan keuntungan diberikan). Karena pertama kan kita tes dulu toh, baru jumlahnya kan tidak besar, jumlahnya sedikit-sedikit yang pertama," ujar Vincent.

"Kecil-kecil dulu, Rp 10 juta kembali Rp 12 juta. Pas yang terakhir ndak ada (uang dikembalikan), dia mengaku kolaps ndak bisa bayar," sambung Vincent.


Polisi masih terus melakukan penyidikan terhadap kasus penipuan arisan online yang dilakukan Wenny dan Kelvina. Keduanya disebut polisi memiliki 51 korban yang sudah terdata.

Kini kedua tersangka dijerat polisi dengan Pasal 45 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perbankan Juncto Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE.

Simak Video "Bos Biro Haji di Makassar Diduga Tipu Jemaah Buat Bayar Utang"

[Gambas:Video 20detik]

(idh/idh)