Operasi Antik, Polres Bogor Tangkap 53 Pelaku Kasus Ganja-Sabu

Sachril Agustin Berutu - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 12:43 WIB
Polres Bogor menangkap 53 pelaku kasus ganja dan sabu. (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Polres Bogor menangkap 53 pelaku kasus ganja dan sabu. (Sachril Agustin Berutu/detikcom)
Bogor - Polres Bogor menangkap 53 pelaku kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja dan sabu. Para pelaku ditangkap dari Operasi Antik Lodaya 2019 yang dilakukan dari 21 November sampai 30 November 2019.

Kapolres Bogor AKBP Muhammad Joni mengatakan ke-53 pelaku ini adalah hasil dari pengungkapan 40 kasus.

"Dari keseluruhan pengungkapan tersebut, berhasil kita amankan 100 gram lebih sabu-sabu, termasuk 1 kilogram lebih ganja. Dan dari beberapanya juga, kita amankan ada obat-obatan terlarang," kata Joni di Polres Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (6/12/2019).


Joni menambahkan, semua pelaku yang diamankan dari Operasi Antik adalah pengedar narkotika. Dari penangkapan ini juga, ada 1 perempuan dan 1 orang yang masih di bawah umur (pelajar).

"Walaupun dari segi kuantitas BB (barang bukti) tidak terlalu besar, tapi dari kualitas pelakunya, karena rata-rata paling banyak pengedar, Polres Bogor paling banyak se-Jawa Barat," ungkap Joni.

Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Andri Alam menambahkan, 53 tersangka yang ditangkap dari penyalahgunaan narkoba ini tergabung dalam 8 sindikat yang berbeda. Komplotan ini, kata Andri, masih dalam penyelidikan polisi.


"Ini 95 persen (53 tersangka) bandar dan pengedar. Untuk statusnya seperti apa, kita masih melakukan pendalaman. Karena sistem mereka itu terputus. Jadi kita perlu melakukan pendalaman bersama polsek jajaran," ujar Andri.

Dari Operasi Antik yang dilakukan Polres Bogor, polisi menyita barang bukti berupa ganja 1.268,17 gram dan sabu 103,48 gram. Para tersangka dikenai Pasal 111 ayat (1) atau Pasal 114 ayat (1) dan/atau Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun dan denda minimal Rp 1,5 miliar.



Tonton juga video Pengedar 20 Kg Sabu Jaringan Palembang-Jakarta Ditembak Mati:

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/gbr)