Komisi VI Minta Erick Bentuk Tim Cegah Kasus Dirut Garuda Terulang

Mochamad Zhacky - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 11:34 WIB
Foto: Erick Thohir (Pradita Utama/detikcom)
Foto: Erick Thohir (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta - Komisi VI DPR RI menduga ada modus lain yang dilancarkan Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk I Gustri Ngurah Askhara Danadiputra demi memuaskan kepentingan pribadinya. Ketua Komisi VI DPR Faisol Riza menilai Menteri BUMN Erick Thohir perlu membentuk tim khusus untuk menelusuri dugaan tersebut.

"Kita menduga ini hanya satu dari sekian kali modus operandi ini berjalan. Sebaiknya Menteri BUMN membentuk tim investigasi agar hal yang sama dan terjadi sebelumnya ikut pula diperiksa," kata Faisol kepada wartawan, Jumat (6/12/2019).


Faisol mengatakan kasus dugaan penyelundupan yang menjerat Askhara harus dijadikan momentum untuk membenahi internal PT Garuda. Komisi VI, sebut dia, juga akan meminta Erick menjelaskan perihal kasus Askhara.

"Kami juga meminta agar momentum ini digunakan oleh Menteri BUMN untuk membenahi Garuda secara keseluruhan. Kami akan panggil Menteri BUMN," jelasnya.


Diberitakan sebelumnya, Dirut PT Garuda Ari Askhara diduga menyelundupkan Harley-Davidson dan sepeda merek Brompton menggunakan pesawat Garuda A330-900. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengindikasikan timbulnya kerugian negara Rp 1,5 miliar akibat dugaan itu.

"Saya sebagai Kementerian BUMN akan memberhentikan direktur utama Garuda dan tentu proses pada ini karena perusahaan publik ada prosedurnya," ujar Erick di Kemenkeu, Jakarta Pusat, Kamis (5/12).



Copot Dirut Garuda, Karangan Bunga Penuhi Kementerian BUMN:

[Gambas:Video 20detik]



(zak/gbr)