Kasus Korupsi Infrastruktur Rp 186 M, Dirkeu Waskita Dipanggil KPK

Ahmad Bil Wahid - detikNews
Jumat, 06 Des 2019 11:08 WIB
Kabiro Humas KPK Febri Diansyah (Foto: Ari Saputra/detikcom)


Di sisi lain pihak PT Waskita Karya melalui Direktur Pengembangan & Sumber Daya Manusia Hadjar Seti Adji pernah menerangkan mengenai kasus yang diusut KPK itu. Dia menyebut proyek-proyek tersebut merupakan proyek lawas yang pekerjaannya benar-benar dilakukan oleh perusahaan.

Sedangkan dugaan fiktif, menurut Hadjar, merujuk pada pekerjaan subkontraktor pada 14 proyek tersebut.

"Jadi proyeknya ada, tidak fiktif. Kalau dicari di kontrak atau laporan pekerjaan yang dikerjakan perusahaan, proyek itu ada," tutur Hadjar kepada wartawan, Selasa (6/8).

"Yang diduga fiktif itu pekerjaan subkontraktornya. Subkontraktornya fiktif. Dalam artian, subkontraktornya tidak bekerja sesuai dengan pekerjaan yang diberikan," sambung dia.

Pihak Waskita sudah mengantongi perusahaan subkontraktor yang dimaksud. Hadjar memastikan perusahaan tersebut sudah terhapus dari daftar subkontraktor atau perusahaan rekanan yang bakal digandeng perusahaan dalam menggarap proyek-proyek infrastruktur ke depannya.
Halaman

(abw/dhn)