Jelang Mudik Natal, Menhub Beri Perhatian Khusus Tol Cipali dan Sumatera

Jefrie Nandy Satria - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 18:52 WIB
Menhub Budi Karya (Jefrie/detikcom)
Menhub Budi Karya (Jefrie/detikcom)
Jakarta - Menhub Budi Karya akan memberikan perhatian khusus terhadap ruas Jalan Tol Cipali dan Sumatera menjelang arus libur Natal dan tahun baru 2019. Pihaknya mengatakan Tol Cipali perlu dimonitor karena rawan kecelakaan.

"Cipali karena kemungkinan kecelakaan dan kekurangan rest area," kata Budi di kantor Kemenhub, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (5/12/2019).

"Kemudian yang kedua yang menjadi perhatian kami adalah dengan dioperasikannya tol dari Lampung ke Palembang, maka itu akan timbul lonjakan penumpang. Jadi baik di Merak maupun Bakauheni kita minta ASDP melakukan suatu improvement dan kami minta bantuan dari TNI Polri untuk melakukan pengamanan di sana," imbunya.



Selain itu, jalan tol Sumatera akan diperhatikan dengan diminta penambahan titik rest area. Kemenhub juga meminta agar SPBU dan posko kesehatan ditambah.

"Karena jarak exit-nya itu cukup jauh," jelas Budi.

Termasuk di Indonesia bagian timur, kata Budi, harus diperhatikan dari sektor transportasi laut. Menurut dia, di Manado terjadi kekurangan kapal. Karena itu, pihaknya meminta ada penambahan kapal.

"Bahkan bagi provinsi yang belum hadir di sini, seperti NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, itu saya minta Dirjen Laut untuk berkoordinasi karena kita memetakan daerah mana yang harus disuplai tambahan kapal," katanya.



Demi kelancaran libur Natal dan tahun baru ini, Kemenhub menggelar rakor melibatkan TNI dan Polri. Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsma TNI Jorry S Koloay mengatakan TNI menyiapkan angkutan dan pengamanan di 34 provinsi. Termasuk di jalur-jalur strategis perhubungan, dari darat, laut, hingga udara.

"Kita standby dan menyiagakan, baik itu angkatan darat, laut, dan udara, yang ada di tiap angkatan, baik di TNI angkatan darat, TNI angkatan laut, maupun TNI angkatan Udara."

Asisten Operasi Kapolri Irjen Martuani Sormin Siregar menambahkan tempat hiburan, tempat ibadah, dan pusat keramaian menjadi lokasi yang akan dijaga personel gabungan.

"Kami akan memberlakukan operasi lilin dengan melibatkan 120 ribu polisi, 70 ribu dari TNI untuk seluruh wilayah Indonesia selama 10 hari. Mulai dari tanggal 23 Desember sampai dengan tanggal 2 Januari 2020. Adapun objek-objek yang akan menjadi perhatian adalah objek tempat ibadah, tempat hiburan, keramaian, mall, dan lain sebagainya, bandar udara, pelabuhan," jelas Martuani. (jef/idn)