Petugas Temukan Bentley-Rubicon Tunggak Pajak di Jakut

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 13:54 WIB
Mobil mewah penunggak pajak di Jakarta Utara. (Matius Alfons/detikcom)


Agung mengatakan mobil Mercedes-Benz tersebut menunggak pajak pokok Rp 26,746 juta. Nilai tersebut, menurutnya, tidak termasuk denda pajak.

"Jadi ini sebenernya tunggakan pokok aja Rp 26,7 juta karena khusus saat ini lagi ada pemutihan, jadi denda tidak ada," ujarnya.

Mobil Mercedes-Benz tersebut juga ditempelkan stiker menunggak pajak berwarna oranye. Petugas kemudian kembali menemukan 2 mobil mewah lainnya.

Terlihat mobil Range Rover hitam bernopol B-44-LY dan mobil Jeep Rubicon putih bernopol B-1973-UJL. Mobil Ranger Rover menunggak pajak sejumlah Rp 28,875 juta, sementara mobil Jeep Rubicon menunggak pajak Rp 8,463 juta.


Jadi total sejauh ini ada 4 mobil mewah yang menunggak pajak karena lewat batas waktu wajib pajak. Tidak ada satupun pemilik kendaraan yant berada di lokasi dan mengkonfirmasi terkait tunggakan tersebut.

Sementara itu, Wakil Kepala BPRD Yuandi Bayak Miko membenarkan adanya metode penempelan stiker berwarna oranye pada mobil mewah yang menunggak pajak. Dia berharap cara ini bisa optimal untuk mendorong pemilik membayar tunggakan pajak.

"Sanksi kita terapkan seperti sanksi pajak kita terapkan dan juga law enforcement akan kita terapkan. Mungkin pelaksanaan door to door akan lebih progresif juga Melayu penempelan stiker wajib pajak yang kita temukan belum berbayar. Sementara kita tempelkan dulu ini stiker tapi penagihan dengan surat paksa akan tetap berjalan. kalau sudah ditempelkan ada proses berikutnya istilahnya itu penagihan paksa," ucap Yuandi.
Halaman

(maa/mae)