PDIP Pantun 'Daripada Rangkai Kata', PKS Pamer Karya Anies di DKI

Arief Ikhsanudin - detikNews
Kamis, 05 Des 2019 09:21 WIB
Mohammad Arifin (Foto: Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta - Fraksi PKS tidak sepakat dengan pantun dari PDIP yang meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan fokus bekerja daripada sibuk merangkai kata. Bagi PKS, Anies sudah memberi karya bagi Jakarta.

"Bagaimana membangun transportasi integrasi. Itu kerja beliau sebagai gubernur. Pedestrian, jalur sepeda. Jadi masyarakat familiar gunakan semua transportasi. Orang pejalan kaki dihormati betul. Bangun pedestrian yang nyaman di Jalan Thamrin, di Jalan Sudirman. Itu contoh kerja Pak Anies, jadi bukan hanya pandai merangkai kata, tapi juga membuktikan, membuat karya untuk Jakarta," ucap Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Mohammad Arifin, saat dihubungi, Selasa (4/12/2019).



Arifin membandingkan kerja Anies dengan gubernur sebelumnya, khususnya saat era Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang didukung oleh PDIP. Salah satu yang dibandingkan soal predikat WTP yang diraih DKI di masa Anies.

"Anies ini prestasi sudah banyak dalam mengelola Jakarta. Contohnya soal penggunaan anggaran, dua tahun berturut-turut BPK audit, dua tahun wajar tanpa pengecualian. Itu bukti beliau bekerja dengan baik. Zaman Jokowi, Ahok kan nggak ada," kata Arifin.

PKS sebenarnya tidak heran dengan kritikan-kritikan PDIP kepada Anies. Bagi PKS, PDIP bukan pendukung Anies sebagai gubernur sehingga akan terus mengkritik Anies.

"Wajar lah (PDIP mengkritik), kita hormati, kita memaklumi sebagai bagian dari demokrasi. Kita ingin, meski kita beda pandangan politik, beda dukungan kepada gubernur. Tapi menilai gubernur secara objektif, tidak apriori. Kita harap begitu," kata Arifin.
Selanjutnya
Halaman
1 2