detikNews
2019/12/05 05:37:06 WIB

Laporan dari Madrid

RI Buka Suara Tanggapi Tudingan Uni Eropa soal Kebakaran Hutan

Mei Amelia Rahmat - detikNews
Halaman 1 dari 2
RI Buka Suara Tanggapi Tudingan Uni Eropa soal Kebakaran Hutan Alue Dohong (Foto: Mei Amelia/detikcom)
Madrid - Uni Eropa menyebut emisi karbon yang dihasilkan dari kebakaran hutan di Indonesia lebih buruk dari pada di Brasil. Lalu bagaimana tanggapan pemerintah Indonesia terkait tudingan tersebut?

"Ya itu kan penilaian dia, kalau menilai itu dengan data dong jangan dengan dissenting opinion," kata Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI sekaligus Ketua Tim Delegasi RI pada COP25, Alue Dohong di Madrid, Spanyol, Rabu (4/12/2019).

"Menurut saya kebakaran hutan tidak hanya di Indonesia, kamu lihat Brasil berapa juta hektar terbakar," imbuh Alue.



Menurut Alue, kebakaran lahan dan hutan bisa terjadi di belahan dunia manapun. Menurutnya, tidak ada negara yang tidak memiliki kebakaran lahan dan hutan.

"Tapi yang harus diingat nggak ada istilah zero burning. Yang harus dilakukan sekarang adalah mengurangi kebakaran itu tadi akibat perubahan iklim yang ekstrem. Australia saja terbakar, Eropa banyak yang terbakar tahun ini. Kita harus beradaptasi," terang Alue.

Alue melanjutkan, Indonesia sudah melakukan banyak hal untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Salah satunya lewat manajemen gambut.

"Kita sudah mulai di dalam negeri beberapa program terkait perbaikan manajemen gambut, pencegahan kebakaran, kebijakan presiden, energi B20 dan B30 dan lain-lain kita sudah begerak," katanya.

"Kita sudah advance dan siap dalam melangkah laksanakan target NDC kita di tahun depan," sambung Alue.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com