Cerita Prabowo 'Tanpa Negara' dan Momen Ingin Pulang dari Yordania

Pasti Liberti Mappapa - detikNews
Rabu, 04 Des 2019 19:48 WIB
Prabowo Subianto (Dok Facebook Prabowo Subianto)

Staf Khusus Luhut Panjaitan, Atmadji Sumarkidjo menuturkan Prabowo waktu itu berpenampilan tak seperti seorang mantan jenderal yang gagah. Luhut yang terkejut melihat Prabowo menanyakan maksud kedatangan itu.

"Bang, saya dapat informasi Pak Cum sakit. Saya mau menengok, cuma paspor habis, enggak ada yang bisa memperpanjang," jawab Prabowo seperti yang pernah diceritakan Luhut pada Atmadji. Pak Cum adalah panggilan untuk ayah Prabowo, Sumitro.

Mendengar itu, Luhut menyanggupi permintaan Prabowo. Namun petugas konsuler keberatan. Rupanya ada instruksi khusus dari Jakarta untuk menolak penerbitan paspor bagi Prabowo Subianto.



Penolakan itu membuat Luhut berang. Petugas itu dipaksanya untuk menerbitkan paspor. "Walaupun kadang berseberangan hubungan keduanya (Luhut-Prabowo) memang sangat istimewa. Orang lain tidak akan mengerti," ujar Atmadji pada detikcom, Rabu (4/12/2019).

Sementara Femi Adi menuliskan salah satu kunci Prabowo bisa kembali masuk Indonesia adalah Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Prabowo merasa percaya diri lantaran merasa dekat dengan tokoh Nahdlatul Ulama itu. "Saya dulu sering datang ke rumah Gus Dur dan memijatnya," ujar Prabowo seperti yang dikutip Femi.
Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6