Kritik Anies Soal Formula E, PSI Singgung Warga Jakut Beli Air Bersih

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Rabu, 04 Des 2019 16:52 WIB
Foto: Jakpro dan FIA telah menyelesaikan pembuatan rencana sirkuit Formula E di Jakarta. (Arief Ikshanudin/detikcom)
Foto: Jakpro dan FIA telah menyelesaikan pembuatan rencana sirkuit Formula E di Jakarta. (Arief Ikshanudin/detikcom)
Jakarta -

Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta mengkritik balapan Formula E yang akan dilaksanakan pada 2020. PSI menyebut pendapatan pajak seharusnya bisa digunakan untuk mensejahterakan warga yang belum mendapat akses air bersih.

"Kami pikir hak ini sangatlah tidak adil, sangat jauh dari pikiran mereka untuk berani berpikir bisa menikmati hiburan balapan mobil listrik. Bagi mereka, bisa mandi dengan air bersih saja sudah sangat bersyukur. Karena infrastruktur air bersih masih belum menjangkau mereka," kata anggota Fraksi PSI Anthony Winza Prabowo di DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (4/12/2019).

Anthony menyebut masih banyak warga Jakarta Utara yang harus membeli air bersih. Dia meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi perhatian serius.

"Apakah Pak Gubernur kiranya tahu, bahwa ada warga Jakarta Utara yang untuk mendapatkan 1 meter kubik air saja harus membeli dengan sampai dengan harga Rp 150 ribu? Mereka membeli dari tukang air keliling karena belum ada akses air bersih di sana," paparnya.

Anthony mengatakan tidak ada korelasi antara gelaran Formula E dengan peningkatan mobil listrik. Anggaran sebesar Rp 1,2 triliun, disebut Anthony, bisa digunakan untuk membangun pengisian listrik di berbagai tempat.

"Norwegia misalnya, tidak pernah menyelenggarakan Formula E, tapi menjadi negara dengan pengguna kendaraan listrik terbanyak dengan angka 56 mobil per 100 penduduk," ucapnya.



Selanjutnya
Halaman
1 2